Berita Tuban

Lanjutkan Pembangunan JLS Tahap Dua, Pemkab Tuban Anggarkan Rp 74 Miliar dari APBD

Pemerintah Kabupaten Tuban terus berupaya melanjutkan pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) tahap dua.

SURYA.co.id/M Sudarsono
Jalan Lingkar Selatan (JLS) tahap satu yang sudah rampung, Selasa (25/2/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus berupaya melanjutkan pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) tahap dua.

Jalan yang digadang-gadang akan mengurai kemacetan di jalur kota tersebut akan dibangun sepanjang kurang lebih 19 kilometer.

Tahap satu pengerjaan sudah selesai dan tinggal tahap dua dengan panjang sekitar 7 kilometer.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan proyek lanjutan JLS sepanjang kurang lebih 7 kilo meter dianggarkan Rp 74 milliar dari APBD.

Panjang pengerjaan tahap dua ini mulai perempatan Semanding hingga tembus ke SMP Negeri 4 Tuban.

"Anggaran untuk tahap dua kurang lebih Rp 74 milliar, itu panjang sekitar 7 kilo meter," ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).

Ia menjelaskan, meski sudah dianggarkan, namun untuk pengerjaan belum dilakukan karena harus menunggu siapa pemenang tender, karena belum dilakukan lelang.

Siapapun nanti yang mengerjakan terserah, asal sesuai proses lelang atau mekanisme tender.

"Kita belum tahu siapa nanti yang mengerjakan, karena belum lelang. Anggaran sudah siap," pungkasnya.

Sekadar diketahui, JLS yang memiliki panjang sekitar 19 kilometer ini dimulai dari pertigaan Desa Tunah, lanjut Desa Kowang Desa Penambangan hingga Tegalagung, Kecamatan Semanding.

Berikutnya masuk ke Desa Sugiharjo, Kembangbilo dan Mondokan, Kecamatan Tuban.

Untuk hilirnya ada di titik simpang SMPN 4 Tuban, di jalan Soekarno-Hatta.

Pengerjaan JLS tahap awal 2019 dikerjakan dengan nilai pagu Rp 68 Miliar dan lelang jatuh di angka Rp 48 Miliar.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved