Berita Kesehatan

Cara Menurunkan & Mengobati Kolesterol Pakai Daun Kersen, Berikut Langkah-langkah untuk Mengolahnya

Begini Cara Menurunkan dan Mengobati Kolesterol Pakai Daun Kersen, Berikut Langkah-langkah untuk Mengolahnya.

shutterstock
Ilustrasi: Cara Menurunkan & Mengobati Kolesterol Pakai Daun Kersen, Berikut Langkah-langkah untuk Mengolahnya 

The American Heart Association merekomendasikan setiap orang dewasa berumur lebih dari 20 tahun hendaknya memeriksakan kadar kolesterol dan faktor risiko lain, misalnya gula darah, setidaknya setiap empat tahun sekali.

Pemeriksaan rutin ini mampu mencegah timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari.

3. Kolesterol hanya menyerang orang gemuk saja

Orang yang menderita obesitas memang memiliki risiko kolesterol lebih tinggi, namun bukan berarti orang yang kurus bebas dari ancaman ini.

Kolesterol tidak memandang berat badan, sehingga berat badan tidak mencerminkan kadar kolesterol dalam pembuluh darah.

Orang yang tampak kurus boleh jadi memiliki proporsi lemak tubuh yang melebihi massa otot mereka, atau kondisi yang disebut skinny fat.

Orang yang kurus juga seringkali tidak memiliki kebiasaan yang baik, misalnya olahraga rutin atau pola makan teratur.

Hal ini menjadikan mereka rentan terhadap ancaman kolesterol tanpa mereka sadari.

4. Pola makan dan olahraga pasti jadi penyelamat

Meski memang aktivitas fisik dan pola makan dapat menentukan kadar kolesterol, namun kolesterol juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.

Berat badan yang berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi, begitu pula dengan usia seseorang.

Namun bukan berarti orang yang kurus dan masih segar bugar bebas dari ancaman ini.

Selain itu, faktor genetis dan keturunan juga dapat menjadi masalah yang tidak terduga.

5. Makanan tanpa kandungan kolesterol aman dikonsumsi

Faktanya, kolesterol tinggi dalam darah justru dihasilkan oleh tubuh itu sendiri.

Kolesterol dalam tubuh dapat diproduksi lewat asupan lemak jenuh atau lemak trans yang banyak.

Untuk itu, agar terhindar dari ancaman kolesterol tinggi, sebaiknya hindari konsumsi dalam jumlah tinggi makanan dengan kadar lemak jenuh berlebih, seperti minyak, gorengan, margarin, mentega, kue kering, dan sebagainya.

Gejala Kolesterol Tinggi

Ada beberapa gejala yang menandakan kolesterol tinggi, perlu diperhatikan agar bisa secepatnya melakukan tindak pencegahan

Sementara kebanyakan orang hanya tahu efek berbahayanya saja, kolesterol ternyata juga penting untuk optimasi tubuh.

Kolesterol diperlukan untuk produksi empedu, yang bertanggung jawab untuk mencerna lemak.

Meski kolesterol memiliki manfaat bagus, produksinya yang terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan

Sering kali orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi.

Akibatnya, itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Dilansir dari laman Step to Health, Inilah 10 gejala kolesterol tinggi yang perlu diwaspadai:

1. Pembengkakan dan mati rasa pada anggota badan

Pembengkakan dan mati rasa pada anggota badan adalah salah satu gejala awal dari kolesterol tinggi.

Reaksi ini terjadi karena akumulasi lipid mengganggu sirkulasi.

2. Bau Mulut

Bau mulut adalah salah satu gejala paling umum dari kolesterol tinggi.

Terlalu banyak kolesterol dapat menciptakan kesulitan serius dengan pencernaan.

Akibatnya, Anda mungkin mengalami kekeringan dan bau tidak menyenangkan di mulut.

3. Kembung dan gangguan pencernaan

Selain itu, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tidak terkontrol cenderung menjadi pemicu yang kuat bagi gangguan pencernaan dan menyebabkan kembung.

4. Pusing dan sakit kepala

Karena kolesterol menumpuk di arteri, sirkulasi semakin memburuk dan oksigenasi sel terganggu.

Ini menyebabkan pusing, kehilangan keseimbangan dan sakit kepala yang kuat.

5. Masalah penglihatan

Kelebihan kolesterol mengarah pada pengembangan masalah penglihatan.

jika tidak ditangani lebih awal, mereka dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Ini akan menyebabkan mata berwarna kuning menonjol, iritasi, dan kaburnya penglihatan.

6. Sembelit

Selain itu, penumpukan lipid di arteri juga memengaruhi pencernaan dan menyebabkan sembelit.

7. Nyeri Dada

Nyeri dada adalah gejala yang sangat mudah dikenali.

Meskipun ada banyak penyakit yang berhubungan dengan nyeri dada, sebagian besar kasus terkait dengan kolesterol tinggi.

Penumpukan lemak di arteri membatasi aliran darah, dan karenanya dapat menyebabkan hipertensi.

8. Kelelahan dan kelemahan kronis

Merasa lelah dan lemah sepanjang masa dan selalu ingin tidur pada jam yang tidak biasa.

Baca Juga : Putus Cinta di Usia Muda, Takdir Mempersatukan Pasangan Ini di Kala Tua

9. Gatal-gatal

Gatal-gatal terjadi ketika tubuh mengalami kesulitan mengatur kadar kolesterol.

10. Alergi makanan

Meskipun kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Akumulasi lemak yang berlebihan di arteri dan hati dapat menyebabkan alergi makanan.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved