Berita Sidoarjo

Tak Terima Disebut Tampang Maling Ayam, Pria Jember Ini Bunuh Temannya di Sidoarjo, Ini Kronologinya

Gara-gara sebutan tampang maling ayam disematkan kepada pria Jember bernama Nito, satu nyawa pun melayang di TPI Tambakoso, Sidoarjo.

Kolase SURYA.co.id/M Taufik/Kompas.com
Pria Jember, Nito tak terima disebut tampang maling ayam. Dia lalu sabetkan celurit pada temannya di TPI Sidoarjo, Senin (24/2/2020). 

Polisi menyebut empat orang itu berinisial Il, R, D dan I. Semuanya warga Kabupaten Jember.

Penangkapan keempatnya bermula dari penangkapan R (Revan) di tempat persembunyiannya di Kecamatan Gumukmas.

Dari penangkapan R kemudian dikembangkan pada tersangka lain yakni D (Andreas), dan terus berlanjut ke Il (Ilyas), dan I (Ilham).

Para DPO itu ditangkap di Jember, dan Lumajang.

Kepala Satreskrim Polres Jember, AKP Yadwavina Jumbo Qontasson membenarkan penangkapan tersebut.

"Bermula dari penangkapan R di tempat persembunyiannya di Gumukmas, kemudian berlanjut ke DPO yang lain," kata Jumbo, Selasa (11/2/2020).

Polisi juga menemukan senjata yang katanya dibuang ke laut, ternyata dipendam di tanah.

Setelah penangkapan, polisi mendalami masing-masing peran tersangka tersangka.

"Selanjutnya kami dalami peran mereka masing-masing," lanjut Jumbo.

Seperti saat perkara itu dirilis Senin (10/2/2020), polisi menyebut masih ada empat orang DPO dalam perkara tewasnya Mardi di Alun-Alun Kecamatan Puger, Sabtu (8/2/2020) malam.

Halaman
1234
Penulis: M Taufik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved