Berita Sidoarjo

Tak Terima Disebut Tampang Maling Ayam, Pria Jember Ini Bunuh Temannya di Sidoarjo, Ini Kronologinya

Gara-gara sebutan tampang maling ayam disematkan kepada pria Jember bernama Nito, satu nyawa pun melayang di TPI Tambakoso, Sidoarjo.

Kolase SURYA.co.id/M Taufik/Kompas.com
Pria Jember, Nito tak terima disebut tampang maling ayam. Dia lalu sabetkan celurit pada temannya di TPI Sidoarjo, Senin (24/2/2020). 

Begitu ketemu korban, dia langsung menghujamkan senjatanya.

Tiga kali sabetan celurit, korban tersungkur dan tewas di lokasi kejadian.

"Dari situ saya kemudian kembali ke kos.

Lalu kabur ke Jember, hendak pulang ke rumah," akunya.

Dalam pelariannya itulah dia diringkus petugas gabungan Polsek Waru dan Buser Polresta Sidoarjo.

"Tersangka kami tangkap saat di Jatiroto, Lumajang," ucap Wakapolresta Sidoarjo AKBP Anggi Naulifar Siregar.

Dalam pemeriksaan, diketahui memang pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati atau tersinggung dengan perkataan korban.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal seumur hidup. "Pembunuhan ini dilatar belakangi karena sakit hati. Pelaku tersinggung diejek oleh korban," ujar dia.

4 buron pembacokan di alun-alun Puger

Ajis, pelaku pembacokan di Puger Jember yang menewaskan korbannya.
Ajis, pelaku pembacokan di Puger Jember yang menewaskan korbannya. (surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik)

Kasus terpisah, polisi berhasil menangkap empat orang rekan Ajis Saputra dalam kasus pembacokan yang menewaskan Mardi Rahmad Dani, warga Kecamatan Puger. Sebelumnya empat orang itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Halaman
1234
Penulis: M Taufik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved