Senin, 20 April 2026

Pernah Salah Isi BBM Mobil Mesin Diesel? Berikut Langkah yang Mesti Dilakukan Segera

Kesalahan mengisi BBM pada motor diesel bisa menyebabkan kerusakan cukup fatal pada komponen mesin. Lebih parah lagi, jika kejadian ini sering terulag

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
Otomania/Setyo Adi via Kompas.com
Mesin diesel Hyundai tucson 

SURYA.co.id - Apakah Anda pernah salah isi Bahan Bakar Minya (BBM) pada mobil diesel? Jika pernah, perhatikan langkah berikut.

Kesalahan mengisi BBM pada motor diesel bisa menyebabkan kerusakan cukup fatal pada komponen mesin.

Lebih parah lagi, jika kejadian ini sering terulang maka bisa terjadi kerusakan dua komponen vital mesin.

Dua komponen fital itu adalah fuel injection pump atau pompa injeksi bahan bakar dan nozzle.

Melansir Kompas.com berjudul Mobil Mesin Diesel Salah Isi BBM, Komponen Vital Ini Rawan Rusak, Fuel injection pump sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyuplai bahan bakar ke ruang bakar melalui nozzle.

Kerusakan ini bisa terjadi karena kedua komponen tersebut bekerja dengan mengandalkan pelumas yang ada pada solar.

Sementara saat mobil diesel diisi bensin otomatis kedua komponen itu tidak bisa bekerja sempurna karena bensin tidak mengandung zat pelumas yang dibutuhkan oleh kedua komponen tersebut.

Otomatis jika hal ini terjadi kedua komponen tersebut sangat rawan mengalami kerusakan.

Apabila kedua komponen itu sudah mengalami kerusakan cukup parah, mau tidak mau harus dilakukan penggantian dengan yang baru.

Service Advisor (SA) Astra Isuzu Solo, Haryanto mengatakan, jika kerusakan belum parah cukup dilakukan pengurasan bahan bakar bensin pada tangki maupun saluran ke ruang bakar.

Tetapi, jika kerusakan yang terjadi sudah terlanjur parah dan mesin sudah tidak bisa dihidupkan maka harus dilakukan servis.

“Yang perlu dilakukan saat mesin tidak bisa dihidupkan atau mengalami kerusakan parah adalah melakukan servis atau kalibrasi pada injection pump (bosch pump) atau pun pada nozzlenya,” kata Haryanto kepada Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Haryanto menambahkan, kedua komponen tersebut merupakan komponen vital pada mesin diesel.

Piranti itu hanya bisa bekerja atau berputar mengandalkan pelumas yang ada pada solar.

“Injection pump maupun nozzle bisa berputar dan bergerak dengan mengandalkan pelumas yang terkandung dalam solar. Sedangkan bensin sama sekali tidak mengandung zat pelumas,” ucapnya.

Jika beruntung, kedua komponen bisa dilakukan perbaikan dan tidak perlu dilakukan penggantian total.

Tetapi jika rusak maka yang perlu diganti adalah internal part injection pump.

“Kalau sudah macet yang perlu diganti adalah part injection pump selanjutnya dilakukan kalibrasi ulang setelan sesuai dengan standar spesifikasi teknisnya,” ujar Haryanto.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved