Pilkada Jember 2020

Bawaslu Sebut Ada Dugaan Pelanggaran di Video 'Salam Dua Periode' Oleh Camat di Jember

Bawaslu Kabupaten Jember menyebut ada dugaan pelanggaran dalam video 'salam dua periode' yang beredar beberapa waktu lalu.

Bawaslu Sebut Ada Dugaan Pelanggaran di Video 'Salam Dua Periode' Oleh Camat di Jember
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Ketua Bawaslu Jember, Imam Thobrony Pusaka (kiri) saat memenuhi undangan RDP Komisi A DPRD Jember, Senin (17/2/2020) 

SURYA.co.id | JEMBER - Bawaslu Kabupaten Jember menyebut ada dugaan pelanggaran dalam video 'salam dua periode' yang beredar beberapa waktu lalu. Temuan dugaan pelanggaran itu diputuskan melalui rapat pleno Komisioner Bawaslu Jember akhir pekan lalu.

"Setelah Bawaslu melakukan investigasi selama tujuh hari, dilanjutkan dengan rapat pleno. Diputuskan ini adalah temuan, adanya dugaan pelanggaran," ujar Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka kepada Surya, Senin (24/2/2020).

Bawaslu Jember memiliki waktu hingga Selasa (25/2/2020) untuk melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran tersebut.

Senin (24/2/2020), Bawaslu memanggil beberapa pihak terkait. Ada tiga pihak yang dipanggil yakni dari Dinas Sosial Jember, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, dan seorang camat.

Camat itu yang terlihat di video berdurasi 21 detik yang diinvestigasi oleh Bawaslu. Camat salah satu kecamatan di Jember itu terlihat mengarahkan seorang penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada ibu bupati.

Di akhir video itu, si camat mengatahkan perempuan penerima bantuan kursi roda itu mengucapkan 'salam dua periode'.

Video itu menunjukkan dugaan ketidaknetralan seorang aparatur sipil negara (ASN) yakni si camat di masa Pilkada Jember 2020.

"Hari ini yang dipanggil tiga pihak. BKPSDM, Dinas Sosial, dan camat. Besok akan kami putuskan jenis pelanggarannya apa," pungkas Thobrony.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved