Pilwali Surabaya 2020

Pemilih Rasional Bertambah, Peluang Kandidat Non Partai di Pilwali Surabaya 2020 Semakin Besar

Kandidat non partai mempunyai peluang yang besar dalam kontestasi Pilwali Surabaya 2020 seiring bertumbuhnya pemilih rasional di Surabaya.

Pemilih Rasional Bertambah, Peluang Kandidat Non Partai di Pilwali Surabaya 2020 Semakin Besar
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kandidat non partai mempunyai peluang yang besar dalam kontestasi Pilwali Surabaya 2020 seiring bertumbuhnya pemilih rasional di Surabaya.

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam mencatat, pertumbuhan pemilih rasional Surabaya sebesar 38% dan mayoritas pemilih rasional akan memilih kandidat non partai.

"Kandidat-kandidat non partai lebih bisa diterima, karena biasanya orang sudah alergi terhadap partai tertentu sehingga kita akan melihat betapa non partai itu pertumbuhannya cukup signifikan," ucap Surokim, Sabtu (22/2/2020).

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) UTM ini mencontohkan pertumbuhan popularitas dan elektabilitas Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi.

Menurut survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dirilis pada Kamis (20/2/2020), menunjukkan elektabilitas Eri Cahyadi yang menunjukkan tren positif.

Elektabilitas Eri Cahyadi sebesar 5,04 persen dan hanya kalah dari petahana Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang berada di angka 5,47 persen.,

Selain Eri Cahyadi, elektabilitas Presiden Persebaya, Azrul Ananda juga cukup tinggi berada di angka 4,76 persen.

"Partai politik harus bersungguh-sungguh untuk melakukan kerja secara lebih serius lagi karena harus berhadapan dengan fakta tersebut," ucap Surokim yang juga peneliti Surabaya Survei Center (SSC) ini.

Hal ini karena para kandidat non partai tidak terikat oleh dukungan dan basis massa manapun  sehingga bisa mendapatkan ceruk pemilih rasional.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved