Pesepada Tewas di Jalan Kalisosok
Keluarga Pesepeda yang Tewas di Kalisosok Masih Tunggu Hasil Otopsi
Nidia Kusumawati (25) menuturkan, pihak keluarga masih menunggu hasil otopsi pihak RS mengenai sebab pasti kematian bapaknya yang mendadak.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Sutopo (61) warga Gayungan, Surabaya pengendara sepeda angin tewas mendadak saat melintas di Jalan Kalisosok No 17, Surabaya, Minggu (23/2/2020) pagi.
Muncul dugaan Sutopo tewas akibat penyakit serangan jantung.
Namun, pihak keluarga masih menanti kejelasan hasil otopsi luar dari pihak kedokteran RSU Dr. Soetomo mengenai penyebab tewasnya bapak tiga anak itu.
Anak pertama korban, Nidia Kusumawati (25) menuturkan, pihak keluarga masih menunggu hasil otopsi pihak RS mengenai sebab pasti kematian bapaknya yang mendadak.
"Tadi visum belum keluar, nanti saya disuruh ke polsek langsung," katanya, Minggu (23/2/2020).
Nidia mengaku kagetsaat kabar mengenai bapaknya yang mendadak tak sadarkan diri saat mengikuti aktivitas bersepeda rutin bersama komunitasnya.
Sempat tak percaya kalau bapaknya itu terjatuh dari sepeda angin merk Wimcycle warna silver itu.
Saat dirinya memastikan dengan kepala mata sendiri dengan mendatangi lokasi kejadian, air matanya tak lagi dapat dibendung saat melihat bapaknya itu terbujur kaku dibungkus kantung jenazah warna oranye dan ditandu ke dalam mobil ambulan milik Dinas Sosial Pemkot Surabaya.
"Saya sempat ke TKP, pas datang ambulannya sempat berangkat," jelasnya.
Mahasiswi pendidikan kedokteran hewan Universitas Airlangga Surabaya ini mengaku tak ada firasat, petanda ataupun keanehan apapun dari bapaknya itu sebelum insiden tersebut.
Bapaknya tetap ceria, guyon dan beberapa waktu kemarin sempat menghadiri wisuda adiknya.
"Sama sekali gak ada. Ceria seperti biasa. Cuma emang sebelumnya menghadiri wisuda adik aja," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pesepeda-tewas-di-kalisosok-surabaya.jpg)