Breaking News:

Pilbup Mojokerto 2020

Hari Ini Terakhir Penyerahan Dokumen Calon Perseorangan Pilbup Mojokerto 2020, Segini Jumlah Minimal

Suasana Kdi lokasi penyerahan dokumen syarat dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto jalur perseorangan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
SEPI: Suasana KPU Mojokerto menjelang penutupan penyerahan dokumen syarat dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto jalur perseorangan (Independen) Pilkada 2020, Minggu (23/2/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO -Menjelang berakhirnya masa penyerahan syarat dukungan calon perseorangan Pilbup Mojokrto 2020, belum satu pun pasangan bakal calon menyerahkan dekomen tersebut ke KPU Mojokerto.

Padahal masa penyerahan dokumen dukungan berakhir hari ini, Minggu (23/2/2020) pukul 00.WIB.

Sedangkan untuk bisa mendatar padan Pilbup seorang bakal calon harus menyerahkan syarat dukungan minimal 62.338 .

Empat Bapaslon jalur perseorangan mengambil formulir di KPU Kabupaten Mojokerto untuk mengikuti kompetisi Pilkada 2020 di Mojokerto.

Empat Bapaslon persorangan itu adalah:

1. Bapaslon perseorangan Daimatul Alfiyah dan Ismail.
2. Bapaslon perseorangan Edi Weliang dan Eka Setya Hari Suci.
3. Bapaslon perseorangan Subagya dan Abdi Subhan.
4. Bapaslon perseorangan Supardi dan Hj. Aslikhatul Mahmudah.

Dari pantauan di lapangan, sudah dipersiapkan tenda dan tempat duduk untuk menyambut Bapaslon yang akan menyerahkan dokumen persyaratan dukungan tersebut.

Pada dinding plafon terlihat ada banner bertuliskan, 'Selamat Datang Bakal Calon Pasangan Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020 di KPU Kabupaten Mojokerto'.

Sampai saat ini belum ada satupun Bapaslon perseorangan yang menyerahkan dokumen syarat dukunganya di kantor KPU Kabupaten Mojokerto.

Achmad Arif, Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto menjelaskan ada empat Bapaslon perseorangan yang sudah menerima User Name dari KPU.

Berdasarkan pantauan KPU sampai saat ini dari empat Bapaslon tersebut ada 2 Bapaslon perseorangan yang menunjukkan pergerakan (Input Dokumen Syarat Dukungan, Red) di Aplikasi Silon (Sistem Pencalonan).

"Adapun dua Bapaslon perseorangan dari pergerakan di Silon KPU yakni Bapaslon Subagya dan Abdi Subhan serta Bapaslon Daimatul Alfiyah dan Ismail," ujarnya saat ditemui di Kantor KPU Kabupaten Mojokerto, Minggu (23/2/2020).

Ia memengatakan pergerakan di Silon KPU Bapaslon Subagya dan Abdi Subhan sebanyak 51 ribu sekian.

Sedangkan Bapaslon Daimatul Alfiyah dan Ismail sekitar 16 ribu. Terpenting, seluruh dokumen syarat dukungan seusai minimal yang ditetapkan harus sudah diinput ke Silon KPU.

"Jadi itu karena ini adalah detik-detik terakhir penyerahan dokumen syarat dukungan hari ini kita tunggu sampai nanti pukul 00.00 WIB," ungkapnya.

Selain dokumen syarat dukungan, lanjut Arif, setidaknya Bapaslon independen wajib menyerahkan empat berkas kepada KPU Mojokerto.

Pertama adalah berkas dokumen formulir modal B1 KWK terkait pernyataan dukungan yang wajib dilampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan tanda tanda pernyataan dukungan dari pemilih pendukungnya.

Kedua, formulis model B1.1 KWK terkait daftar dukungan Bapaslon tersebut yang itu tersebar di 10 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Ketiga adalah formulir B2 terkait rekapitulasi jumlah sebaran dari daftar yang sudah disusun. Keempat yakni pakta integritas dari Bapaslon yang bersangkutan.

"Jadi 4 berkas dokumen ini wajib diserahkan oleh Bapaslon perseorangan kepada KPU Kabupaten Mojokerto dimasa penyerahan dokumen syarat dukungan mulai 19 Februari sampai dengan 23 Februari 2020," jelasnya.

Ditambahkannya, adapun syarat dukungan Bapaslon perseorangan yang bersangkutan harus memperoleh jumlah dukungan seperti yang sudah ditetapkan KPU pada Oktober 2019 kemarin.

Syarat Bapaslon perseorangan harus mengantongi dukungan sebanyak 62.338 dari masyarakat di Kabupaten Mojokerto dan itu harus tersebar di lebih dari 50 persen di 10 kecamatan.

Masing-masing Bapaslon menugaskan operator dengan surat mandat setelah itu KPU Kabupaten Mojokerto memberikan Bimtek pengoperasian aplikasi Silon KPU. Melalui operator Bapaslon bisa mengupload dokumen dukungan dari basis formulir B1 KWK.

"Dokumen syarat dukungan itu berupa fotokopi KTP yang ditempelkan pada formulir model B1 KWK," terangnya.

Masih kata Arif, apabila berkas dokumen yang diserahkan dinyatakan tidak lengkap maka akan dikembalikan kepada Bapaslon tersebut. Dia mencontohkan misalnya, dari Bapaslon sudah mengantongi formulir model B1 secara fisik jumlanya dukungannya 60 ribu.

Meskipun sudah melebihi syarat minimal 62.338 tapi tidak diinput di Silon KPU maka berkas dokumen itu akan dikembalikan.

"Jika tidak diinput di Silon KPU dengan indikasi buktinya yang tertuang di formulis B1.1 KWK dan B2 KWK maka itu juga akan kita kembalikan, karena tiga dokumen ini syaratnya wajib," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved