Sosok

Deffa Lovita: Tekuni Make Up Artis

Keinginan untuk mandiri secara finanial membuat Deffa Lovita, menekuni bisnis make up artis (MUA).

Deffa Lovita: Tekuni Make Up Artis
surya.co.id/sulvi sofiana
Deffa Lovita 

SURYA. CO. ID | SURABAYA - Keinginan untuk mandiri secara finanial membuat Deffa Lovita, menekuni bisnis make up artis (MUA).

“Awalnya saya sempat mencoba beberapa bisnis lain di dunia kuliner, sayangnya tidak bertahan lama karena keterbatasan tenaga, soalnya saya masih kuliah juga jadi akhirnya produksinya tidak bisa kontinu dan banyak,” ujar gadis yang akrab disapa Deffa.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga mengungkapkan beberapa orang yang berperan dalam menginspirasi bisnisnya. Salah satunya yaitu Irma Sustika Founder IWPC (Inspiring Womenpreneur Community).

“Bu Irma pernah berkata pada saya bahwa perempuan adalah sekoci bagi kapal induk keluarga, pastikan sekoci dalam keadaan baik dan siap pakai untuk menyelamatkan keluarga,” tutur Deffa.

Deffa mengatakan motivasinya memulai bisnis juga tak lepas dari statusnya sebagai anak pertama dari tiga bersaudara. Yang mau tidak mau saya akan ikut membantu ketika kondisi ekonomi keluarga buruk

"Tapi membangun bisnis tidaklah semudah berangan-angan, karena banyak hal yang saya lewati untuk bisa sampai pada kondisi sekarang," papar peraih Top 10 besar Inspiring Womenpreneur Competition tersebut.

Gadis berjilbab inipun mengemukakan bahwa bisnis yang dirintis saat ini kondisinya masih belum stabil dan harus mencari partner pemasaran.

“Berawal dari PPKK saya diberi kesempatan untuk lanjut mengikuti Inspiring Womenpreneur Commounity akhirnya saya melahirkan bisnis MUA Brushes by Def dengan market anak muda yang membutuhkan jasa make up natural look yang melekat sebagai branding MUA saya,” tutur mahasiswa jurusan Ekonomi Islam tersebut.

Deffa mengatakan yang membedakan bisnisnya dengan yang lain yakni penggunaan “one person one beauty blender” jadi akan sangat memperhatikan kebersihan alat yang digunakan dalam make up.

Kuliah tidak menjadi halangan bagi Deffa untuk terus menjalankan bisnisnya, ia mengatakan kuliah adalah sebuah kewajiban yang harus dijalani sedangkan bisnis harus tetap dipertahankan dan dikembangkan.

“Perkara membagi waktu bagi saya simple, prioritaskan dan dahulukan yang menurutmu sedang membutuhkan dirimu. Jadi ketika bisnis membutuhkan tenaga saya, maka saya harus berfokus pada bisnis dahulu, namun tidak lupa bahwa kuliah juga harus tetap dituntaskan,” pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved