Berita Banyuwangi

Beri Inspirasi Bisnis Anak Muda, Banyuwangi Gelar Diskusi Bareng Stafsus Milenial Presiden

Kehadiran Putri Tanjung disambut antusias ribuan anak muda Banyuwangi yang berkumpul di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Beri Inspirasi Bisnis Anak Muda, Banyuwangi Gelar Diskusi Bareng Stafsus Milenial Presiden
Foto Humas Pemkab Banyuwangi
Putri Tanjung menebar inspirasi di depan ribuan anak muda Banyuwangi, Jumat (21/2/2020). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak muda, Pemkab Banyuwangi menggelar seri diskusi inspirasi bersama para staf khusus berusia muda atau yang kerap disebut stafsus milenial Presiden Jokowi.

”Seri diskusi stafsus milenial Presiden Jokowi kami gelar untuk memberi inspirasi anak-anak muda Banyuwangi. Pak Jokowi telah memberi ruang besar kepada anak muda untuk terlibat dalam dinamika pengambilan keputusan di negeri ini. Mereka adalah anak-anak muda hebat. Kami senang mereka menularkan semangatnya ke anak muda daerah,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Sabtu (22/2/2020).

Setelah Angkie Yudistia dan Andi Taufan Garuda Putra hadir di Banyuwangi pada bulan Desember 2019 dan Januari 2020, kali ini giliran Putri Tanjung menebar inspirasi di depan ribuan anak muda Banyuwangi, Jumat (21/2/2020).

Kehadiran Putri Tanjung disambut antusias ribuan anak muda Banyuwangi yang berkumpul di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Di pendopo berkonsep hijau hasil rancangan arsitek Adi Purnomo itu, diskusi gayeng berlangsung.

Putri Tanjung yang merupakan pengusaha bidang kreatif menularkan pengalamannya bergelut di dunia kewirausahaan.

"Saya memulai berbisnis pada usia 15 tahun. Saat itu, event pertama saya adalah event ulang tahun sahabat saya," ungkap Putri Tanjung yang menggerakkan Creativepreneur Event Creator.

Keputusannya untuk terjun ke dunia bisnis di usia muda tersebut, terang Chief Business Officer of Kreavi (platform yang mewadahi puluhan ribu pekerja kreatif Indonesia), adalah upayanya untuk membalas dendam terhadap pandangan orang atas dirinya.

Dengan nama besar orang tuanya, pengusaha Chairul Tanjung, apa pun yang dilakukannya pasti akan selalu dibayang-bayangi ayahandanya.

"Orang tua mengizinkan saya untuk berbisnis. Tapi, ada dua syaratnya. Tidak boleh minta modal dan tidak boleh menggunakan perusahaan bapak sebagai sponsor," kenangnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved