Travel

Singapura Jadi Jujugan Wisata Turis Asal Indonesia, Mayoritas Berbelanja di Sana

Data Singapore Tourism Board (STB), angka kunjungan wisatawan asal Indonesia mencapai 3,11 juta pada tahun 2019.

Singapura Jadi Jujugan Wisata Turis Asal Indonesia, Mayoritas Berbelanja di Sana
singapore tourism board
Salah satu festival yang digelar di Singapura untuk memanjakan turis asing yang datang ke sana. 

SURYA.co.id | SINGAPURA - Merebaknya wabah virus corona tak menyurutkan kunjungan wisatawan asal Indonesia ke negara Singapura.

Kunjungan wisatawan dari Indonesia menduduki angka tertinggi kedua setelah Tiongkok.

Data Singapore Tourism Board (STB), angka kunjungan wisatawan asal Indonesia mencapai 3,11 juta pada tahun 2019.

Jumlah ini meningkat tiga persen dari tahun sebelumnya yang juga mencapai rekor tinggi.

"Indonesia nomor dua sebagai satu di antara yang memiliki pertumbuhan absolut tertinggi dan pendukung pertumbuhan pendapatan pariwisata Singapura," kata Area Director STB Surabaya Jolene Goh di Four Points Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Selain sektor pariwisata, Indonesia juga diakui sebagai penyumbang turis terbesar di Singapura dari segi belanja.

Wisatawan leisure asal Indonesia yang datang ke Singapura tak meninggalkan aktivitas berbelanja.

"Pertumbuhan itu (segi belanja) mencapai 2.26 miliar dolar Singapura atau meningkat enam persen," tambah dia.

Tak hanya untuk wisata leisure dan berbelanja, Singapura juga menggelar beberapa program untuk memudahkan warga Indonesia memesan perjalanan ke Singapura.

Beberapa kegiatan di Indonesia seperti UBS YoutCon 2019 yang bekerjasama dengan DBL Indonesia, konvensi pemuda terbesar di Indonesia dan beberapa event kompetisi melalui kreativitas.

Pertumbuhan dalam jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan pariwisata di tahun 2019 secara global naik 3.3 persen atau mencapai 19.1 juta wisatawan.

Sementara total penerimaan pariwisata bertumbuh 0.5 persen atau sebesar 27.1 miliar dolar Singapura.

Selain Indonesia, pada tahun 2019 pertumbuhan kunjungan tinggi ke Singapura adalah China dengan angka kenaikan enam persen dan Amerika Serikat dengan angka pertumbuhan 13 persen.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved