Minggu, 12 April 2026

TPA Bangkalan Disegel Warga

Segel TPA Bangkalan, Warga: Ini Cara Kami Menyadarkan Pemerintah

Warga menyegel TPA Socah di Bangkalan yang tidak berizin. Tidak ada orasi, warga langsung menyegel pintu masuk TPA.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Warga menyegel Tempat Pembungan Akhir (TPA) di Desa Buluh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan, Jumat (21/2/2020) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Ancaman penutupan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Buluh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan benar-benar terjadi, Jumat (21/2/2020)

Sebelumnya, massa Forum Pemuda Kecamatan Socah (FPKS) mengelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Kamis (21/2/2020).

Dalam aksi tersebut, massa FKPS mengancam akan menutup satu-satunya TPA itu jika 10 tuntutan mereka tidak dipenuhi.

"Ini cara kami memberikan 'aware' (menyadarkan) pemerintah bahwa sampah bukan masalah biasa," ungkap Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Socah (IKMS) kepada Surya.

Saat penyegelan, sedikitnya 100 warga berkumpul di kawasan TPA. Tidak ada orasi, warga langsung menyegel pintu masuk TPA.

Ia menjelaskan, pihaknya telah berulang kali melakukan audensi dan gerakan peduli terhadap sampah di beberapa lokasi di Kecamatan Socah.

"Tetapi kurang mendapat perhatian. Mungkin dengan cara ini, bisa mengetuk," jelasnya.

Saat penyegelan berlangsung, tidak seorang petugas dari DLH Bangkalan hadir di lokasi. Hanya sejumlah aparat keamanan dari Koramil dan Polsek Socah.

Plh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) DLH Kabupaten Bangkalan, Eko Mariyanto mengungkapkan belum bisa memberikan keterangan atas penyegelan TPA tersebut.

"Mau rembukan dulu Mas dengan Bapak Bupati," jelasnya kepada Surya melalui jaringan seluler.

Saat ini, lanjut Eko, dirinya masih sedang berada di Pendapa Agung bersama Kepala DLH Bangkalan, Hadari, serta Camat Socah, Abd Rahman.

"Kami sekarang masih upaya, setelah ada petunjuk dari Bapak Bupati, kami akan tindak lanjut. Tapi ini masih menunggu karena Beliau ada acara," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved