Pilwali Surabaya 2020

Reaksi Golkar terkait Poros Baru Pilwali Surabaya, Hasil Survei ITS soal Tokoh Populer di Surabaya

Enam dari sepuluh partai di DPRD Surabaya sepakat membentuk koalisi mengusung Machfud Arifin sebagai Calon Walikota.

SURYA.co.id/Sugiharto
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Blegur Prijangodo menerima hasil survei dari bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin, Sabtu (1/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Golkar masih cukup optimistis membangun koalisi di Pilwali Surabaya 2020.

Sekalipun sejumlah partai telah bersepakat membangun poros, Golkar tak terpengaruh.

Bagi Golkar, semua kemungkinan masih cukup terbuka. Baik berkoalisi dengan poros yang sudah ada, maupun membangun koalisi baru.

"Kalau dibilang kami ketinggalan kereta, tidak lah. 'Kereta' juga belum jalan," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni di Surabaya, Jumat (21/2/2020).

Menurutnya, semua kemungkinan masih terbuka. Sekalipun sudah ada calon yang mendapatkan dukungan, belum ada rekomendasi yang diberikan kepada pasangan yang memiliki calon wakil walikota.

Untuk diketahui, enam dari sepuluh partai di DPRD Surabaya sepakat membentuk koalisi mengusung Machfud Arifin sebagai Calon Walikota.

Di antaranya adalah PKB (5 kursi), Gerindra (5 kursi), Demokrat (4 kursi), NasDem (3 kursi), PAN (3 kursi), dan PPP (1 kursi).

Di luar poros ini, masih ada PDI Perjuangan (15 kursi) yang kemungkinan akan membentuk poros lain.

Mempertimbangkan pilkada Surabaya sebelumnya, PDI Perjuangan masih cukup tangguh di kota Pahlawan sekalipun tanpa rekan koalisi.

Sementara Golkar (5 kursi) bersama PKS (5 kursi) dan PSI (4 kursi) masih belum memberikan rekomendasi.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved