Breaking News:

Sosok

Potret Febe Yuanita Rarna Indudewi, Antara Realitas dan Impian

Febe Yuanita Rarna Indudewi pernah mengalami itu dan pilihannya itu membawa dampak seumur hidup

Penulis: Zainal Arif | Editor: irwan sy
istimewa/dok pribadi
Febe Yuanita Rarna Indudewi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terkadang, seseorang harus memilih antara impian dengan realitas. Febe Yuanita Rarna Indudewi pernah mengalami itu dan pilihannya itu membawa dampak seumur hidup.

Sejak kecil ia menyukai film kartun di televisi seperti Doraemon, detektif Conan, dan sejenisnya. Hal itu membuatnya suka dengan karakter animasi itu sehingga ia mencoba untuk menggambar karakter kesukaannya.

Dari situ ia mulai menyukai dunia gambar sejak ia duduk di SD. Hal tersebut berlangsung hingga ia kelas 2 SMA Santa Maria Surabaya, dan terpikir untuk memperdalam ilmu gambar di kuliah desain.

Namun realitas bicara lain, lantaran saat itu kuliah desain ternyata memerlukan biaya besar.

"Saya sebenernya sudah diterima di sebuah kampus untuk jurusan desain. Namun karena keterbatasan biaya, saya akhirnya terpaksa memilih kuliah manajemen sebab saat itu tidak semahal kuliah desain," kata Yuan, (Jumat (21/2/2020).

Meski terpaksa melepaskan impiannya, ia justru mendapat banyak pengalaman dan ilmu baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya dari jurusan yang dipilihnya itu.

"Setelah lulus saya langsung diterima di bank. Di sana saya digembleng berbicara dengan banyak orang. Ini kemampuan soft skill baru yang saya dapatkan," ungkap perempuan asli Surabaya ini.

Satu tahun berlangsung, Yuan pindah pekerjaan di Universitas Ciputra sebagai HRD.

"Setelah 5 tahun menjadi HRD, saya tertarik dengan pendidikan enterprenuership, sehingga saya mengajukan diri untuk mengajar enterpreneurship di UC," jelas Yuan.

Yuan membantu Kordinator dalam belajar merancang alur perkulihan dari sudut pandang dosen maupun mahasiswa.

"Tiga tahun bantu kordinator enterpreneurship, sambil kuliah UC Magister Manajemen, dan 2015 saya lulus," ujar perempuan yang juga menyukai seni tersebut.

Yuang mengaku bahagia dengan pilihan kuliahnya dulu, meski memang di awal sangat berat untuk melepas dunia gambar yang ia sukai.

"Banyak hal baru dan berharga di hidup saya dan saya merasa cukup berhasil masuk di bidang ini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved