Berita Surabaya

Emil Dardak Hadiri Resepsi Ultah Kaisar Jepang, Berharap Lebih Banyak Pertukaran Budaya dan Pelajar

Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya mengadakan resepsi HUT ke 60 Kaisar Naruhito, Kamis (20/2/2020) malam.

Emil Dardak Hadiri Resepsi Ultah Kaisar Jepang, Berharap Lebih Banyak Pertukaran Budaya dan Pelajar
tribun jatim/nurika anisa
Wagub Emil Dardak saat hadir di resepsi HUT ke 60 Kaisar Naruhito, Kamis (20/2/2020) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya mengadakan resepsi HUT ke 60 Kaisar Naruhito, Kamis (20/2/2020) malam.

Perayaan HUT Kaisar Naruhito ini kali pertama digelar di era Reiwa, setelah resmi dinobatkan sebagai kaisar pada 1 Mei 2019.

Acara resepsi HUT Kaisar Naruhito di Surabaya, dibuka dengan menyanyikan lagu nasional Negara Jepang dan Indonesia.

Dalam pidatonya Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Tani Masaki berharap hari ulang tahun kaisar ini membawa kebahagiaan dua kali lipat.

Disebutnya, jumlah warga Jepang di Jawa Timur sebanyak 800 orang dan jumlah perusahaan sekitar 150 perusahaan.

"Kalau kita mengarahkan pandangan , hubungan Surabaya dan Jepang tepat 100 tahun yang lalu yakni tahun 1920 ada sejarah penempatan kantor konsuler yang mewakili pemerintah Jepang di Surabaya," kata Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Tani Masaki, Kamis (20/2/2020) malam.

"Hal ini membuktikan telah banyak warga Jepang yang tinggal dan melakukan pertukaran di Surabaya Jawa Timur," lanjut dia.

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Jawa Timur adalah sister province dari Osaka Jepang.

Dia berharap hubungan tersebut membawa banyak manfaatkan, seperti mengirimkan tenaga pengajar dari Jepang untuk Jawa Timur dan sebaliknya.

Serta terus melakukan hubungan baik, pertukaran pelajar seperti yang telah berjalan sejak tahun 2018.

"Ada orang Jatim di Jepang, ada orang Jepang di Jatim mereka belajar, bisnis bekerja, tentu terimakasih perhatian pemerintah Jepang di sana. Kita menganggap warga Jepang di sini, warga kami sendiri," ujar Emil.

Dalam segi perekonomian, disebut Emil, investasi Jepang senilai 1,8 dollar AS di Jawa Timur.

Pihaknya juga berharap ada pertukaran budaya yang lebih banyak, salah satunya melalui musik.

"Tentunya mudah-mudahan semakin suksesnya Jepang di abad ke- 21, semakin erat persahabatan Indonesia-Jepang serta Jawa Timur dan Jepang," tutup Emil.

Acara juga dimeriahkan oleh Yamaha East Wind Orchestra, group paduan suara warga Jepang Bunga Mawar, lagu-lagu kai dan Swara Svarna Indonesia yang dipimpin oleh alumni dari Jepang di Universitas Airlangga.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved