Berita Ekonomi Bisnis

BCA Expoversary 2020:  50 Persen dari Target Sepanjang Tahun Diharap Tercapai dalam 3 Hari Pameran

Bank BCA menggelar BCA Expoversary 2020 di tiga kota secara serentak, yakni Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

BCA Expoversary 2020:  50 Persen dari Target Sepanjang Tahun Diharap Tercapai dalam 3 Hari Pameran
surya.co.id/sri handi lestari
Kepala Kantor BCA Wilayah Surabaya, Frengky Chandra Kusuma (ketiga dari kiri) bersama Deputi Direktur KKB BCA Herry M Somantri, Senior Vice President Consumer Credit Business Eko Budiono, Direktur BCA Multi Finance Suiman Agung dan Kepala Divisi Nasabah Komersial BCA Insurance, Willy saat pembukaan BCA Expoversary di Surabaya, Jumat (21/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Central Asia Tbk atau Bank BCA menggelar BCA Expoversary 2020 di tiga kota secara serentak, yakni Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Di Surabaya, BCA Expoversary ditargetkan bisa mencapai transaksi hingga 50 persen dari target sepanjang tahun.

Terutama untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

"Kami ada target penyaluran KPR di tahun 2020 ini sekitar Rp 3,5 triliun dan KKB di Rp 1,6 triliun. Lewat kegiatan BCA Expoversary ini di wilayah Surabaya, diharapkan bisa membukukan 50 persen dari target tersebut," kata Frengky Chandra Kusuma, Kepala Kantor Wilayah BCA Surabaya, Jumat (21/2/2020).

Frengky optimis target tersebut tercapai, karena dukungan dari berbagai developer atau pengembang perumahan serta dealer kendaraan yang menyediakan produk dan tambahan promo menarik.

"Seperti uang muka yang bisa dicicil, hingga subsidi bunga. Saya kira sangat menarik ya, apalagi kami juga memberikan penawaran suku bunga KPR paling bagus dibawah 5 persen," ungkap Frengky.

Pada BCA Expoversary yang digelar hingga Minggu (23/2/2020) tersebut, ditawarkan suku bunga KPR hingga 4,63 persen fixed selama satu tahun.

Kemudian suku bunga KKB 3,63 persen untuk tenor 3 tahun.
Diakui Frengky, ekonomi di tahun 2020 ini tidak sebaik dua atau tiga tahun yang lalu. Bahna dibanding 2019, diprediksi akan sama.

"Tapi kami masih optimis akan bertumbuh. Tahun ini targetnya tumbuh 7-9 persen untuk penyaluran kredit konsumtifnya. Kalau kredit umum sekitar 9 persen, meski pencapaian tahun lalu masih 12 persen," ungkap Frengky.

Meski angka target menurun, diakui Frengky pihaknya masih mendorong untuk tumbuh. Angka tersebut cukup konservatif disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang ada saat ini, dimana prediksi pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5,1-5,2 persen.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved