Pilwali Kota Surabaya

Azrul Ananda Pesaing Terberat Armuji sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya

Armuji memiliki popularitas sebesar 35 persen. Disusul Presiden Persebaya, Azrul Ananda 22,78 persen

Azrul Ananda Pesaing Terberat Armuji sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya
surya.co.id/sugiharto
Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya Armuji sosialisasi pencalonannya bersama ibu-ibu jumantik Surabaya.

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya (Bacawawali) Armuji memiliki popularitas yang tertinggi dibandingkan Bacawawali lainnya jelang Pilkada Surabaya 2020.
Begitu hasil survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang dirilis di Kantor Jtv, Gedung Graha Pena, Jalan A Yani, Kamis (20/2/2020).

Armuji memiliki popularitas sebesar 35 persen. Disusul Presiden Persebaya, Azrul Ananda 22,78 persen, lalu di posisi ketiga ada Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat 6,47 persen. Dari sisi elektabilitas Armuji juga masih memimpin dengan angka 5,94 persen, disusul Azrul Ananda dengan 3,48 persen.

"Armuji dan Azrul Ananda memang cukup menonjol dalam persaingan Bakal Calon Wakil Wali Kota ini dibandingkan kandidat lain," ucap Sutikno, Kepala Pusat Studi Potensi Daerah Dan Perberdayaan Masyarakat LPPM ITS.

Whisnu Cawali terpopuler
Sedangkan figur calon wali kota Surabaya yang paling populer tiga besar adalah Whisnu Sakti Buana persentase mencapai 39,21 persen. Disusul politisi Golkar, Adies Kadir 30,9 persen, dan Presiden Persebaya, Azrul Ananda dengan 29,66 persen.

Menariknya sosok yang sering disebut-sebut sabagai Bacawali Surabaya seperti Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi, Machfud Arifin, dan dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), justru popularitasnya tertinggal. Mereka harus puas berada di urutan ke-4, ke-5, dan ke-6 dari segi popularitas,

Dari faktor elektabilitas, Whisnu tetap yang paling tinggi dengan angka 5,47 persen. Setelah itu baru disusul Eri Cahyadi 5,04 persen di rangking kedua. Sedangkan elektabilitas Machfud Arifin kecil di angka 1,35 persen.

Riset ini menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan 450 responden berusia 17 tahun ke atas dengan margin of error sebesar 4,62 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Rudy Hartono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved