Berita Surabaya

The Croc, Kapal Perang Canggih Rancangan Dosen ITS, Mampu Berubah Menjadi Tiga Mode

Menurut Wisnu Wardhana, kapal ini dapat berubah menjadi tiga mode yakni kapal selam, kapal hidrofoil dan kapal biasa pada umumnya.

The Croc, Kapal Perang Canggih Rancangan Dosen ITS, Mampu Berubah Menjadi Tiga Mode
Dokumen Pribadi
Perancang kapal perang, Wisnu Wardhana bersama The Croc Yang proses pembuatannya mencapai 90 persen. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Tahun 2020 ini, tim dosen ITS kini tengah menggarap The Croc, kapal perang canggih yang dapat berubah menjadi tiga mode sekaligus.

Kapal yang dilengkapi dengan dua mesin 350 tenaga kuda tersebut mulai dirancang sejak tahun 2011.

Dengan panjang 12 meter dan lebarnya hanya 3 meter kapal ini memiliki ukuran cukup ramping.

Perancang kapal perang, Wisnu Wardhana menjelaskan jika proses pembuatan kapal saat ini sudah mencapai 90 persen.

Menurut Wisnu, kapal ini dapat berubah menjadi tiga mode yakni kapal selam, kapal hidrofoil dan kapal biasa pada umumnya.

“Tentu hal tersebut sukses menjadi temuan baru pada dunia perkapalan internasional,” klaim dosen Teknik Kelautan ini.

Kapal hidrofoil, lanjutnya merupakan kapal yang memiliki bagian seperti sayap yang dipasangkan pada penyangga di bawah lambung kapal.

Ketika kapal meningkatkan kecepatannya, kapal hidrofoil dapat menimbulkan gaya angkat yang menjadikan lambungnya terangkat dan keluar dari air.

“Sehingga kapal terlihat seperti melayang,” imbuhnya.

Terbuat dari aluminium, dikatakan Wisnu, kapal tersebut telah dirancang memiliki bobot yang cukup ringan supaya bisa melayang, sedangkan sayapnya sendiri terbuat dari baja karbon.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved