Berita Trenggalek
Maksimalkan Pelayanan Online, Pemkab Trenggalek Gandeng BSSN Bentuk CSIRT
CSIRT dibentuk untuk mendukung program e-goverment dan kepariwisataan yang dijadikan fokus utama pengembangan di 2020.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id | TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek membentuk Computer Security Insident Respons Team (CSIRT).
Ini merupakan tim yang disiapkan menjaga keamanan kanal-kanal milik Pemkab Trenggalek.
CSIRT dibentuk untuk mendukung program e-goverment dan kepariwisataan yang dijadikan fokus utama pengembangan di 2020.
Pemkab Trenggalek mengklaim mengandengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk CSIRT.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, pembentukan CSIRT agar pelayanan berbasis online di Kabupaten Trenggalek dapat berjalan maksimal.
Program itu juga telah disosialisasikan ke seluruh organisasi perangkat daerah di pemkab.
"Pelayanan online nanti interaksinya bukan hanya berjalan masalah data saja, namun juga ada database dan kerahasiaan masyarakat," kata Mas Ipin.
Selain itu, keamanan juga diperlukan untuk pembayaran secara online.
"Maka perlu ada keamanan yang memadai," tutur pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Kamis (20/2/2020).
Ia berharap, CSIRT akan mendukung implementasi program Smart Regency di Trenggalek.
Sehingga, tim tersebut dapat meminimalisir risiko serangan siber yang dapat mengganggu layanan administrasi pemerintahan dan layanan publik berbasis elektronik.
"CSIRT berfungsi memproteksi agar kanal tak teretas," ungkap Mas Ipin.
Dengan begitu, ia berharap, pelayanan berbasis online semakin maksimal.
"Sehingga ke depannya bila kami mengembangkan aplikasi atau jaringan, backbone keamanannya sudah ada," imbuh dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mochamad-nur-arifin-20220.jpg)