Citizen Reporter
Ini Syarat Naskah Diterbitkan, Penerbit Erlangga Membuka Rahasia
Naskah selalu ditolak atau malah tanpa kabar? Pelajari dulu syarat penulisan naskah dari Penerbit Erlangga.
Jika ingin naskah diterbitkan, harus memenuhi delapan syarat. Itu dipaparkan Penerbit Erlangga saat melatih tim editor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya. Mereka sedang membangun aplikasi e-Wall.
Platform kelas belajar virtual terbaru, yaitu aplikasi e-Wall yang mulai dikembangkan Dispusip Kota Surabaya, membutuhkan editor naskah yang mumpuni. Itu sebabnya, Dispusip Kota Surabaya bekerja sama dengan Penerbit Erlangga membuat Pelatihan Editor Naskah, Jumat (14/2/2020).
Selama 2,5 jam, peserta dilatih di Perpustakaan Umum Kota Surabaya, Jalan Rungkut Asri Tengah 5–7, Surabaya. Itu untuk mewujudkan Surabaya Kota Literasi. Dispusip tak main-main dengan platform e-Wall. Sistem maupun pengontrolnya ditangani Tim IT dan Tim Editor Dispusip.
Ini kali kedua Dispusip mengadakan pelatihan editor naskah dengan narasumber editor senior dari penerbit mayor. Narasumber Hiko Erlina, editor senior Penerbit Erlangga dari Jakarta berbagi ilmu, pengalaman, dan memotivasi 70 peserta pelatihan yang berperan sebagai editor naskah atau karya yang dikirim oleh masyarakat Surabaya.
Acara yang dibuka Ali Musdiq S, Kepala Dispusip Kota Surabaya berlangsung dengan santai, tetapi berbobot dan sangat memotivasi tim editor dari petugas TBM perwakilan per kecamatan se-Surabaya. Berbobot karena narasumber menjelaskan secara detail apa itu editor dan bagaimana tugas editor dalam penerbitan sebuah buku atau karya.
Editor adalah pengawal sebuah buku. Disebut sebagai pengawal karena editor memiliki tugas mencari dan menyeleksi naskah atau penulis, mengawal naskah mentah hingga menjadi buku, melengkapi data administrasi penerbitan naskah, mencari gambar untuk melengkapi isi buku jika diperlukan, mengoordinasikan kebutuhan ilustrasi dan foto kepada desainer dan illustrator, bekerja sama dengan layouter untuk rancangan tata letak dan perubahan konten seiring koreksi, serta membantu proses promosi buku.
Memotivasi karena dia sampaikan, menjadi seorang editor harus memiliki bahan bacaan yang beragam dan melimpah. Bahkan, editor juga bisa menjadi penulis yang baik.
Hiko menunjukkan kriteria naskah, yaitu meliputi naskah asli, belum pernah dipublikasikan penerbit lain, memiliki jalan cerita yang menarik, naskah ditulis dengan rapi (logis dan sistematis), dan memiliki peluang pasar yang baik. Yang tidak kalah penting, naskah tidak menimbulkan kontroversi (terutama berhubungan dengan moral dan agama), lengkapi dengan sinopsis, serta mencantumkan kelebihan dan kekurangan naskah yang dimiliki dibandingkan dengan buku-buku bertema serupa yang sudah beredar di pasar.
Itu yang menjadi motivasi peserta. Mereka yang dulu hanya menyimpan di laptop atau note masing-masing, kini mereka bisa mulai merambah ke penerbit untuk mengirimkan naskah terbaiknya.
Kurniawati Trihadi Widyana
Petugas Teknis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya
Pegiat Literasi
kurniawatizhafira@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelatihan-editor.jpg)