Choice City Hotel Target Tambah Revenue dengan Luncurkan Ballroom

Choice City Hotel yang dikelola oleh PT Golden Star Property, meluncurkan ballroom baru, Kamis (20/2/2020).

Choice City Hotel Target Tambah Revenue dengan Luncurkan Ballroom
surya.co.id/sri handi lestari
GM Choice City Hotel, Wahjuono Soebhagio mengenalkan ballroom kepada perwakilan vendor dalam gathering di Surabaya,┬áKamis (20/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Choice City Hotel yang dikelola oleh PT Golden Star Property, meluncurkan ballroom baru, Kamis (20/2/2020).

Ballroom berkapasitas 700 orang ini berada di lantai atas mal BG Junction, satu lantai dengan hotel bintang dua.

Wahjuono Soebhagio, General Manager Choice City Hotel, mengatakan, fasilitas ini ditargetkan bisa menambah revenue dari hotel yang sudah ada.

"Selama ini revenue kami hanya dari kamar hotel saja yang berjumlah 64 kamar. Dengan ballroom harapannya bisa tambah," jelas Wahjuono usai menggelar gathering bersama vendor pendukung ballroom, seperti catering, Event Organizer, Wedding Organizer dan lainnya.

Selain mendorong peningkatan revenue, kehadiran ballroom ini juga atas permintaan tamu hotel. Selama ini tamu hotel mengaku harus pindah tempat dalam menggelar kegiatan dengan kapasitas besar.

"Sementara di area mal ada function hal, tapi kapasitasnya hanya 50 orang. Sementara kebutuhannya sekarang sudah lebih dari 100 ditambah tempat untuk penyajian makanan, dan ruang pamer produk," ungkap Wahjuono.

Apalagi Surabaya sebagai kota bisnis, kebutuhan tempat untuk MICE (Meeting, Intensif, Convention dan Exhibition) cukup tinggi. Wahjuono mengakui bila demand atau permintaan dibanding ketersedian ballroom masih kurang sebanding.

"Dalam laporannya, selalu ada waiting list untuk kegiatan di ballroom-ballroom yang sudah ada. Terutama di tengah kota Surabaya, dan lokasi kami sangat strategis ditengah kota Surabaya," tambah Wahjuono.

Selain itu, fasilitas parkir di lantai atas juga luas dan bisa dipisah dengan mal. Kapasitasnya juga cukup besar dan mampu menampung sesuai kapasitas ballroom.

Saat ini okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel sudah di kisaran 70 hingga 80 persen. Diharapkan okupansi ballroom juga sama.

"Targetnya bisa rata-rata 50 persen di tahun ini. Apalagi harga yang kami tawarkan cukup terjangkau dengan target pasar menengah," tandas Wahjuono yang menyebut angka sekitar Rp 10 juta untuk sewa ballroom selama 4 jam.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved