Berita Banyuwangi

Upgrade Kapasitas, Puluhan Pejabat di Pemkab Banyuwangi Ikuti #MO Training

Para pejabat di Pemkab Banyuwangi dilatih untuk melahirkan inovasi kebijakan di era Mobilisasi dan Orkestrasi (MO) seperti saat ini.

Upgrade Kapasitas, Puluhan Pejabat di Pemkab Banyuwangi Ikuti #MO Training
SURYA.co.id/Haorrahman
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengikuti #MO Training Series oleh Rumah Perubahan di Banyuwangi, Rabu (19/2/2020). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengikuti #MO Training Series oleh Rumah Perubahan di Banyuwangi.

Pejabat yang terdiri dari kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan camat itu dilatih untuk melahirkan inovasi kebijakan di era Mobilisasi dan Orkestrasi (MO) seperti saat ini.

Pelatihan tersebut, menurut Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, adalah upaya untuk meng-upgrade cara pandang para pembuat kebijakan dalam menghadapi tantangan zaman.

"Kita perlu lensa baru untuk bisa melihat zaman baru. Jangan sampai, kita melihat persoalan saat ini, dengan cara lama. Maka, apa yang kita hasilkan pun akan sulit untuk menjawab tantangan yang ada. Istilahnya biar kami pejabat pubik ini tidak gagal paham menghadapi era saat ini. Kita butuh teropong baru untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi," beber Anas, Rabu (19/2/2020).

Rhenald Kasali telah menerbitkan buku series #MO yang merupakan hasil riset terbarunya yang memetakan dengan jelas gejala mobilisasi dan orkestrasi yang belakangan marak dilakukan dengan dukungan teknologi digital untuk berbagai kepentingan.

Mobilisasi dan orkestrasi di era digital ini membawa perubahan signifikan terhadap banyak hal, mulai dari marketing, komunikasi publik, pelayanan jasa publik, leadership hingga pengelolaan ekonomi.

Perubahan dalam mobilisasi misalnya, munculnya isu melalui media sosial yang digaungkan menggunakan tagar (tanda pagar) sehingga menggiring opini publik ke dalam berbagai kepentingan. 

Sementara orkestrasi, ditandai dengan munculnya cara-cara baru dalam value creation yang menjadi dasar ekonomi produktif. 

Di zaman yang serba digital ini, tak hanya soal ekonomi yang bisa dimobilisasi sekaligus diorkestrasi. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pun seyogyanya harus mengadaptasi perspektif tersebut.

"Harapannya, agar kebijakan dan inovasi yang diambil benar-benar sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga strategi yang kami ambil bisa tepat," ujar Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono yang menjadi leading sector kegiatan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved