Jumat, 10 April 2026

Advertorial

Jaringan IoT 0G Sigfox Resmi Beroperasi di Indonesia, Berkolaborasi dengan ITB

Sigfox Indonesia secara resmi mulai beroperasi dengan meluncurkan jaringan 0G untuk Internet of Things (IoT) di Indonesia pada Kamis (20/2/2020) besok

Editor: Cak Sur
Adv
Chief Marketing Officer Sigfox Indonesia, Kurnijanto Sanggono dan Johnny Swandi Sjam memperlihatkan beberapa perangkat sensor yang akan menggunakan jaringan IoT 0G (Zero G) di Indonesia. Sigfox resmi beroperasi di wilayah Jakarta, sekitarnya dan Bandung mulai tanggal 20 Februari 2020. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Sigfox Indonesia secara resmi mulai beroperasi dengan meluncurkan jaringan 0G untuk Internet of Things (IoT) di Indonesia pada Kamis (20/2/2020) besok.

Pada tahap pertama, jaringan IoT 0G Sigfox tersedia di area Jakarta dan sekitarnya serta Bandung. Peluncuran jaringan Sigfox 0G merupakan bentuk dukungan Sigfox untuk meningkatkan penggunaan IoT di Indonesia, juga mempersiapkan Indonesia untuk mengadopsi teknologi terkini serta menggiring Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0. 

CEO Sigfox Indonesia, Johnny Swandi Sjam mengatakan, “Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang dapat merevolusi dan menjawab permasalahan di setiap aspek kehidupan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Peluncuran ini merupakan langkah pertama kami untuk mewujudkan hal tersebut dengan fokus memberikan pengalaman teknologi terbaik bagi customer dan mitra kami." 

Sigfox benar-benar fokus untuk memberikan pengalaman terbaik bagi customer dan mitra.

Bagi customer, jaringan 0G Sigfox akan memudahkan mereka dalam melakukan proses bisnis yang efektif dan efisien, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan ditangani lebih baik.

Perusahaan multinasional dapat dengan mudah melacak proses pengiriman melalui jaringan Sigfox yang telah tersedia di lebih dari 70 negara, dengan aman, berdaya rendah dan biaya rendah karena tidak ada biaya roaming.

Untuk pembuat perangkat, pengembang aplikasi dan mitra System Integrator, Sigfox membuka peluang untuk membangun dan memajukan bisnis IoT dengan menyediakan solusi IoT untuk para pelanggan. 

Selain itu, Sigfox juga mendorong profesional TI lokal dalam mengembangkan kemampuan mereka melalui ekosistem Sigfox. 

Sebagai langkah awal, Sigfox Indonesia akan menawarkan dua perangkat sensor yaitu Personal Tracker yang dapat dimanfaatkan untuk melacak kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan industri.

Ada pula Wallet Tracker yang dapat digunakan sebagai tanda pengenal karyawan yang dapat dipantau melalui aplikasi. 

Untuk itu, Sigfox Indonesia memprakarsai kolaborasi dengan para profesional TI untuk mengembangkan perangkat dan aplikasi lokal.

Tidak hanya untuk industri manufaktur dan bisnis pada umumnya, tetapi IoT Sigfox juga dapat digunakan oleh pengembang sektor properti, pertanian, perikanan, dan sektor lain.

Selain itu, Sigfox juga berupaya membangun ekosistem IoT melalui kolaborasi dan penandatanganan MoU dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia handal dan berkualitas tinggi melalui pendidikan terkait teknologi IoT. Serta, memaksimalkan potensi mereka untuk menciptakan perangkat sensor canggih dan dapat dipasarkan di pasar lokal maupun internasional melalui pasar aplikasi Sigfox yang tersedia di lebih dari 70 negara. 

“Melalui peluncuran resmi, kami berfokus menciptakan sistem IoT yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat Indonesia dan menjawab kebutuhan dari berbagai sektor industri. Kami mendorong semua orang untuk siap, bersemangat dan mampu memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. Kami telah bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan menjadi mitra kami dalam mengembangkan ekosistem Sigfox dan mendukung pengembangan aplikasi dan pembuat perangkat di Indonesia, ” ujar Johnny Swandi Sjam.

Setelah peluncuran resmi operasional jaringan, Sigfox Indonesia akan terus secara proaktif melakukan kolaborasi dengan berbagai sektor, komunitas, lembaga dan perusahaan lain untuk menciptakan ekosistem IoT yang terus berinovasi.

Sigfox Indonesia juga memberikan efisiensi dan meningkatkan produktivitas dengan mengadopsi teknologi IoT yang berdaya rendah, tahan lama, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia menuju Industri 4.0.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved