Grahadi

Beranda Grahadi

Buka Latsar CPNS Pemprov Jatim di Malang, Ini Pesan Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan pada para ratusan ASN yang mengikuti Latsar CPNS Pemprov Jawa Timur

Buka Latsar CPNS Pemprov Jatim di Malang, Ini Pesan Gubernur Khofifah
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah saat hadir dalam pembukaan Latsar CPNS golongan III, di Kampus Diklat BPSDM Provinsi Jatim, di Malang, Selasa (18/2/2020). 

SURYA.co.id | MALANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan pada para ratusan ASN yang mengikuti Latsar CPNS Pemprov Jawa Timur untuk tak lelah berinovasi.

Menurutnya Inovasi menjadi kunci agar pemerintahan bisa berjalan optimal melayani masyarakat.

"Pesan saya pada semua ASN yang mengikuti latsar kali ini adalah terus berinovasi, jangan berhenti berkreasi. Dan setiap dari mereka harus siap untuk berubah dan merubah," kata Khofifah saat hadir dalam pembukaan Latsar CPNS golongan III, di Kampus Diklat BPSDM Provinsi Jatim, di Malang, Selasa (18/2/2020).

Khofifah mengatakan dalam melakukan inovasi memang tidak bisa selalu langsung berhasil.

Tak jarang saat sedang berupaya membuat inovasi, gagal, dan membuat frustasi.

Maka Khofifah menyarankan mereka untuk tetap tekun dan sabar.
Selain itu ia juga menekankan pada para ASN ini untuk menghilangkan ego sektoral, ego kedinasan.

Ia meminta pada seluruh ASN untuk saling sinergi untuk mencapai tujuan bersama.

"Karena saat ini kita nggak bisa hanya cerita soal kompetisi saat kita tahu banyak kelemahan. Kit yarus membangun ekosistem supata bisa merapikan subsistem dn kemudian bisa konek dengan suprasistem," ucapnya.

Jika hal itu terwujud, maka bukan hal sulit Pemprov Jawa Timur bisa merwalisasikan program Jatim Connect dan juga Big Data yang diinisiasi Khofifah.

Terutama karena dua program tersebut membutuhkan koneksitas daa antar instansi dan koneksitas antar layanan di lintas sektor.

Para ASN yang ke depan akan menjadi pejabat di lima kabupaten kota ini juga diminta Khofifah agar mereka tidak lelah untuk berbuat baik melakukan pelayanan pada masyarakat.

Namun yang tak kalah penting adalah mereka harus tau pentingnya media sosial.

"Hari ini kita berbuat baik saja tak cukup. Masyarakat juga harus tau kita berbuat baík. Maka saya juga minta ke depan media sosial juga dibuat sarana yang strategis untuk menyampaikan kerja kerja baik kita," katanya.  (*)

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved