Benarkah Kim Jong Un Jadi Target Seusai Jenderal Iran Qassem Soleimani? Pemimpin Korea Utara Was-was

Benarkah Kim Jong Un Jadi Target Setelah Jenderal Iran Qassem Soleimani Tewas? Pemimpin Korea Utara itu Kini Was-was.

Kolase AFP/MEHDI GHASEMI dan Fox News
Ilustrasi: Benarkah Kim Jong Un Jadi Target Seusai Jenderal Iran Qassem Soleimani? Pemimpin Korea Utara Was-was 

SURYA.co.id - Setelah kematian Jenderal Iran Qassem Soleimani, beredar rumor kalau target Amerika Serikat selanjutnya adalah pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Rumor ini berdasarkan laporan yang menyebut saat ini Kim Jong Un sedang was-was karena terus diawasi oleh AS.

Hal ini terjadi semenjak Qassem Soleimani tewas diserang rudal drone AS.

Seperti diberitakan sebelumnya, Soleimani tewas bersama dengan wakil pemimpin milisi Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, pada Jumat pekan lalu (3/1/2020).

Komandan Pasukan Quds itu terbunuh setelah konvoi mobil yang ditumpanginya dihantam rudal di Bandara Internasional Baghdad, Irak.

AS melalui Pentagon mengakui mereka bertanggung jawab atas serangan itu, dan menyebut Qassem Soleimani merencanakan serangan terhadap warga AS.

Setelah kejadian itu, Kim Jong Un kini dilaporkan sedang merasa was-was.

Korea Utara dilaporkan melarang penggunaan ponsel, setelah jenderal Iran Qasem Soleimani dibunuh AS pada Januari lalu.

Sejak pembunuhan Soleimani, Washington dikabarkan memonitor setiap pergerakan Kim Jong Un melalui segala bentuk pengumpulan intelijen.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Jenderal Iran Qasem Soleimani Dibunuh AS, Korea Utara Larang Penggunaan Ponsel'.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved