Pilkada Kediri 2020

Bawaslu Kabupaten Kediri akan Panggil Lembaga Survei ASTI, Diduga Belum Terdaftar di KPU

Bawaslu Kabupaten Kediri bakal memanggil penanggung jawab lembaga survei Akurat Survei Terukur Indonesia (ASTI) karena belum terdaftar di KPU

didik mashudi/surya
Akurasi Survei Terukur Indonesia (ASTI) merilis hasil survei pra-Pilkada Kediri, Rabu (12/2/2020) malam. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Bawaslu Kabupaten Kediri bakal memanggil penanggung jawab lembaga survei Akurat Survei Terukur Indonesia (ASTI). Bawaslu menyatakan lembaga tersebut ternyata belum terdaftar di KPU Kabupaten Kediri.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri, Ali Mashudi, menjelaskan hasil pengawasan yang dilakukan Bawaslu setelah mencermati pemberitaan di beberapa media muncul hasil survei lembaga ASTI yang merilis hasil survei.

"Hasil kajian dan investigasi kami serta berdasarkan bukti yang ada kami jadikan temuan dugaan pelanggaran," ungkap Ali kepada awak media di kantornya, Rabu (19/2/2020).

Ali mengungkapkan lembaga survei, jajak pendapat, dan hitung cepat, di UU Pilkada dan PKPU No 8/2017 diatur lembaga tersebut wajib lapor dan mencatatkan diri ke KPU Kabupaten Kediri.

"Informasi yang kami dapatkan lembaga itu (ASTI, red) masih belum lapor, sehingga kami sudah menentukan dugaan adanya pelanggaran," jelasnya.

Tindaklanjut dari dugaan pelanggaran akan diundang para pihak secara resmi untuk klarifikasi, termasuk KPU Kabupaten Kediri juga diundang karena domain lembaga survei ada di KPU.

"Kami punya waktu 5 hari dalam konteks penanganan dugaan pelanggaran. Nanti akan kami kaji dan plenokan dari hasil klarifikasi dan bukti yang ada masuk dalam pelanggaran pemilihan apa tidak," tambahnya.

Terkait dengan sanksi bagi lembaga survei yang belum daftar yang memiliki mekanisme sanksi dari pihak KPU Kabupaten Kediri.

"Kalau nanti benar terjadi pelanggaran dari lembaga survei ini, kami akan rekomendasikan kepada KPU," jelasnya.

Karena KPU sudah pernah mengumumkan pendaftaran lembaga survei, hitung cepat dan pemantau.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved