Piala Gubernur Jatim 2020

5 FAKTA Jelang Persebaya vs Persija, Supriadi Ingin Ulang Juara & Khofifah Minta Bonek Obyektif

Antusiasme dukungan terhadap Persebaya Surabaya untuk memenangi laga final Piala Gubernur Jatim 2020 berdatangan dari berbagai kalangan.

SURYA.co.id/SUGIHARTO
Terdapat fakta menjelang final Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020) pukul 15.30 WIB. 

Absenya Nasir, menambah PR besar Aji Santoso menambal pemain bek sayap kanan dan kiri.

Dari stok yang ada, tak ada satupun pemain tersisa yang berposisi murni bek kiri maupun kanan.

Dua bek kanan Persebaya Abu Rizal dan Koko absen. Bek kiri hanya menyisakan Nasir juga bernasib sama.

Satu pemain posisi bek kiri yang sudah tandatangan kontrak dengan Persebaya, Abduh Lestaluhu, sampai saat ini belum bergabung dengan tim karena terganjal surat izin dari kesatuannya.

Pemain belakang hanya menyisakan, Arif Satria, Rizky Ridho, dan Zubairo Garba.

Khusus M Syaifudin, ini akan mejadi laga pertamanya di Piala Gubernur Jatim 2020.

Empat laga sebelumnya, ia absen karena proses penyembuhan dari cedera.

"Syaifudin kemungkinan besar akan turun karena stok pemain belakang kami cukup terbatas," ucap Aji Santoso.

Aji berharap, siapapun nantiny yang akan dimainkan, pelatih berlisensi AFC Pro itu berharap cara bermain Persebaya tetap sama.

"Saya sampaikan kepada seluruh pemain, siapapun yang bermain, cara bermain Persebaya tidak boleh berubah, warna (permainan) Persebaya tidak boleh berganti," pungkas Aji Santoso.

4. Polrestabes siapkan layar lebar di 31 titik

Ribuan bonek menyaksikan laga Persebaya Surabaya vs Arema FC semifinal Piala Gubernur Jatim dari layar lebar di halaman Mapolres Perak Surabaya, Selasa sore (18/2/2020).
Ribuan bonek menyaksikan laga Persebaya Surabaya vs Arema FC semifinal Piala Gubernur Jatim dari layar lebar di halaman Mapolres Perak Surabaya, Selasa sore (18/2/2020). (surya.co.id/firman rachmanudin)

Upaya kepolisian Surabaya untuk mengantisipasi kejadian rusuh antar suporter di kota Blitar, terus dilakukan.

Laga final piala Gubernur Jawa Timur yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020) sore itu disinyalir menyedot animo bonek mania untuk datang ke stadion memberi dukungan secara langsung.

Kapasitas stadion yang mampu menampung sekitar 35000 penonton membuat kepolisian Surabaya menyiapkan pilihan lain sebagai fasilitas terhadap animo bonek mania.

Polrestabes Surabaya menyiapkan 31 titik acara nobar di Surabaya saat laga itu digelar.

Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, AKBP Whimboko sebut upaya ini dilakukan kepolisian untuk menjaga kondusifitas kota Surabaya dan Sidoarjo mengingat kapasitas stadion yang lebih kecil dari stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

"Mengingat keterbatasan daya tampung penonton di stadiun sidoarjo, maka dihimbau untuk rekan-rekan bonek untuk dapat menonton di tempat nobar di 31 titik di surabaya yang sudah disiapkan, salah satunya di Mapolrestabes Surabaya," sebut Whimboko, Rabu (19/2/2020).

31 titik itu diantaranya adalah :
1) Mapolrestabes Surabaya, Jl Sikatan 1 Surabaya
2) Persebaya Store, Jl. Slamet No. 11 Surabaya
3) Posko Pemenangan Machfud Arifin Center, Jl. Basuki Rachmat No. 139 Surabaya
4) M Radio, Jl. Ngagel Madya 15 - 15 A Surabaya
5) Jalan Banyu Urip Kidul 1-D No. 05 Surabaya
6) Mess Cafe, Jl. Karang Gayam Surabaya
7) Warkop Rindu Lidah Wetan 15 Surabaya
8) Caffe Gubuk Bambu, Jl. Sidotopo No. 50 Surabaya
9) Warkop Lapangan Kalibokor, Jl. Pucang Sewu Surabaya
10) Caffe Holly Jl. Sukomanunggal Jaya No. 75 Surabaya
11)Warkop Black Opal Jl. A Yani Frontage Timur No. 123B surabaya
12)Warung Panjol, Jl. Gendong Romokalisari Benowo Surabaya
13) Gedung Pandansari Kandangan Benowo Surabaya
14) Cafe De Javu, Jl. Ngagel Jaya Selatan No. 33 Surabaya
15) Kafe Sinema Gayungsari 1 No. 34 Surabaya
16) Kofi Brik Jl. Raya Menganti Karangan No. 72 Surabaya
17) Rolag Kopi Surabaya
18) Warkop KYY, Jl. Kutisari Utara Surabaya
19) Warkop Angling Dharmo Jl. Tenggilis Mejoyo (depan SMPN 17 Sby)
20) Warkop Coffe Brik, Jl. Raya Tenggilis No.7 Surabaya
21) Warkop Etan, Jl. Raya Tenggilis No.113 Surabaya
22) Warkop Wong Jowo, Jl. Ketintang Madya No. 50 Surabaya
23) Warkop Goeboeg 99, Jl. Arif Rahman Hakim Keputih 23 Surabaya
24) Cafe Aphekots, Jl. Raya Benowo No. 22 Surabaya
25) Cafe Stasiun Kopi 27, Jl. Raya Raci Kauman No. 27 Surabaya
26) Warkop Mahabarata Jl. Kalijudan No. 189 Surabaya
27) Cafe Sinema, Jl. Gayung Sari Barat I No. 34 Surabaya
28) Warkop Bintang Lima Jl. Jambangan Sawah No.49 Surabaya
29) Warkop Liek Jl. Raya Tandes Surabaya
30) Warung Ketan Dudut, Jl. Manukan Karya A1 No. 60B Surabaya
31) Warung Mas Por 2, Banjarsugihan 2 RT. 3 RW. 4 Surabaya

Acara nobar itu rencananya akan digelar pada pukul 14.30 WIB hingga pertandingan antara Persebaya vs Persija selesai.

Kick off laga tersebut juga berubah yang sebelumnya dijadwalkan pukul 19.00 WIB menjadi 15.30 WIB.

5. Khofifah imbau Bonek obyektif

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyapa para pemain Persebaya jelang kick off laga perdana turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 yang mempertemukan Persebaya Vs Persik Kediri.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyapa para pemain Persebaya jelang kick off laga perdana turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 yang mempertemukan Persebaya Vs Persik Kediri. (surabaya.tribunnews.com/sugiharto)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau para supporter Persebaya Surabaya yang besok dipersilahkan menonton laga Final Piala Gubernur melawan Persija Jakarta di Stadion Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020), bisa bersikap objektif dan sportiv.

Terutama ia berpesan agar para Bonekmania tersebut untuk menghomati lagu kebangsaan Indonesia Raya dan ikut serta menyanyikannya sebagai awalan sebelum pertandingan.

Pesan ini dirasa penting disampaikan Khofifah mengingat saat kick off pembukaan Piala Gubernur Jawa Timur di Stadion Gelora Bangkalan yang juga diawali laga Persebaya dinodai sikap Bonek yang menolak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sebaliknya, Bonekmania kompak tak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan malah bersama sama menyanyikan lagu Mars Bonek Persebaya atau yang akrab dikenal dengan Song of Pride.

"Saya senang dengan soliditas, loyalitas, dedikasi suporter ke kesebelasan itu memang sesuatu yang menurut saya harus diapresiasi. Bahkan kalau punya suporter yang ndak loyal ya hambar.

Tapi bahwa loyalitas kepada klub itu jangan mengalahkan loyalitas kepada negara," tegas Khofifah, saat diwawancarai di Hotel Novotel Samator, Rabu (19/2/2020).

Menurut wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini, saat ada instruksi mengumandangkan lagu kebangsaan, sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka Khofifah meminta tak ada mars Persebaya yang dikumandangkan.

"Jadi kalau menyanyikan Indonesia Raya saya mohon semuanya berdiri, hormati negeri ini. Kita ini antara lain punya format pemersatu, merah putih pemersatu, Indonesia Raya juga pemersatu," tandasnya.

Ia mengaku kecewa dengan sikap bonekmania yang menolak menyanyokan Indonesia Raya di kick off Piala Gubernur. Khofifah meminta hal tersebut tak diulang lagi. Dan bonekmania diharapkan menunjukkan sikap yang harmoni.

"Saya ingin semua bisa ikut menyampaikan supaya Indonesia itu bisa di atas daripada loyalita pada klub," tegasnya.

Di sisi lain, Khofifah meyakini bahwa pertandingan besok akan jauh lebih kondusif dibandingkan saat semifinal kemarin. Terutama karena laga besok hanya boleh ditonton oleh supporter Persebaya Surabaya saja. Sehingga potensi friksi antar klub jauh bisa dihindari. (Reporter : Fatimatuz Zahro/Khairul Amin/Ndaru Wijayanto).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved