Berita Ekonomi Bisnis

Isu Wabah Korona Diprediksi hanya Berimbas pada Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pusat yang disampaikan pada Senin (17/2/2020) memperlihatkan ekspor ke Tiongkok turun sebesar 12,07 persen.

surya.co.id/sri handi lestari
Dari kiri: Diana Mudadalam mendampingi Andrew Chia, bersama Legowo Kusumonegoro, Meru Arumdalu, dan Katarina Setiawan dalam seminar keuangan tahunan WOW Standard Chartered di Surabaya, Selasa (18/2/2020). 

Pola itu diprediksi juga terjadi pada imbas wabah korona yang terjadi saat ini.

Berlangsung akhir Januari atau saat libur Imlek (tahun baru China) dan diprediksi akan mulai recovery di kuartal II mulai April 2020.

Dalam kesempatan itu, Katarina juga memaparkan prediksi ekonomi Indonesia di tahun 2020 ini yang akan tumbuh di 5,2 persen.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah dalam titik terendahnya di Kuartal VI tahun 2019.

"Tahun ini banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendorong peningkatan ekonomi. Dari sisi moneter, BI juga mendukung prospek pertumbuhan yang didukung berkurangnya ketidakpastian ekonomi global," jelas Katarina.

Juga berkurangnya ketegangan AS dan China yang bisa mendorong peningkatan ekspor.

Termasuk fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal, rupiah stabil dan inflasi terjaga serta kebijakan reformis yang mendorong investasi asing masuk.

Seusia tampil memberikan paparan, Katarina digantikan Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, yang memaparkan tentang investasi keuangan yang bisa menjadi pilihan di tahun 2020.

Setelah dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, dilanjutkan talkshow dengan Andrew Chia, Chief Executive Officer, Standard Chartered Bank Indonesia, dan Meru Arumdalu, Head of Wealth  Management, Standard Chartered Bank Indonesia.

Andrew Chia mengatakan, kegiatan seminar keuangan WOW ini merupakan apresiasi kepada para nasabah Standard Chartered Bank Indonesia yang ada di Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved