Berita Sidoarjo

Hampir 2 Bulan Banjir di Sidoarjo Belum Surut, Tubuh Warga Digerayangi Tikus saat Tidur

Ratusan rumah di Desa Kedungbanteng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo masih terendam banjir

m taufik/surya
Seorang warga korban banjir Sidoarjo saat mencuci. Setiap hari, untuk kebutuhan air bersih mereka pun harus membeli karena semua sumber air sudah bercampur banjir 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ratusan rumah di Desa Kedungbanteng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo masih terendam banjir, Selasa (18/2/2020). Hampir dua bulan warga harus bersabar dengan kondisi itu.

Sebagian dari mereka memilih mengungsi ke rumah keluarga yang tidak kebanjiran, sebagian lagi memutuskan tetap bertahan. Laila, seorang ibu di Desa Kedungbanteng termasuk yang bertahan. Dia dan keluarga memilih tetap tinggal di rumahnya meski tergenang air.

"Silakan dilihat, ya seperti ini kondisinya," ujar ibu paruh baya itu sambil menunjukkan rumahnya yang terendam air dengan ketinggian sekira 15-20 centimeter.

Ruang tamu, kamar tidur, dan semua sudut rumah sudah kebanjiran.

Hampir dua bulan dia dan kelurga hidup dengan kondisi seperti ini.

"Semua serba susah dan repot. Mau masak sulit, mau apa-apa juga terganggu. Tidur saja sulit kok," keluhnya.

Diceritakan dia, saat malam hari tidurnya kerap terganggu oleh tikus.

"Sudah tidur sulit, pas tidur tiba dirambati tikus. Bayangkan gimana nasib kami," kisahnya.

Kesulitan juga dialaminya saat hendak memasak, mencuci, mandi, buang air, dan sebagainya, karena sudah tidak ada air bersih yang bisa dipakai.

Untuk mencukupi kebutuhan itu, Laila dan beberapa warga mengaku harus membeli.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved