Berita Entertainment

Ashraf Sinclair Tak Punya Riwayat Penyakit Sebelum Meninggal, Bagaimana Bisa Kena Serangan Jantung?

Ashraf Sinclair Tak Punya Riwayat Penyakit Sebelum Meninggal, Bagaimana Bisa Suami Bunga Sitra Lestari Kena Serangan Jantung?

Kolase KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKA dan Hellosehat
Ilustrasi: Ashraf Sinclair Tak Punya Riwayat Penyakit Sebelum Meninggal, Bagaimana Bisa Kena Serangan Jantung 

Melansir dari Hellosehat, serangan jantung memang dikenal sebagai Silent Heart Attack.

Hal ini lantaran penyakit tersebut bisa datang secara tiba-tiba meski sebelumnya ia penderita terlihat sehat dan bugar.

Penelitian yang dilakukan oleh Atherosclerosis Risk in Communities (ARIC) menemukan bahwa pasien yang meninggal dunia akibat serangan jantung, hampir setengahnya (45%) diakibatkan oleh serangan jantung mendadak, yang sebelumnya tidak menimbulkan gejala apapun.

Sekitar 20 hingga 30 persen orang yang terkena serangan jantung, mengalami serangan jantung yang mendadak.

Hal ini sering terjadi pada wanita dan orang-orang penderita diabetes, tapi tidak menutup kemungkinan ini terjadi pada semua orang.

Seiring dengan hasil dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa peluang untuk terkena serangan jantung mendadak pada perempuan dan laki-laki hampir sama.

Banyak faktor yang menyebabkan kejadian serangan jantung, namun faktor risiko yang umum ditemukan yaitu perokok aktif, memiliki riwayat penyakit jantung pada keluarga, usia, kadar kolesterol tinggi, tekanan darah yang tinggi, diabetes, kurangnya aktivitas fisik, dan mengalami overweight.

Memiliki faktor risiko tersebut meningkatkan risiko mengalami serangan jantung secara mendadak yang tidak terdeteksi gejala dan tandanya serta meningkatkan risiko mengalami gagal jantung.

Gejala dan tanda dari serangan jantung yang lazim adalah sakit pada bagian dada, berkeringat dingin, dan kelelahan yang ekstrem.

Sebagian besar orang mengira bahwa ia hanya sekadar terkena penyakit flu atau sekadar kelelahan biasa.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved