Berita Surabaya

1,5 Bulan, Polisi Gagalkan Penyelundupan 32,3 Kilogram Sabu dan 14 Ribu Pil Ekstasi di Jatim

Tercatat, awal tahun ini lima kurir sabu jaringan internasional diungkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

1,5 Bulan, Polisi Gagalkan Penyelundupan 32,3 Kilogram Sabu dan 14 Ribu Pil Ekstasi di Jatim
surya.co.id/firman rachmanuddin
Tersangka Acong, kurir yang membawa 25 kilogram sabu saat ditanya Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (18/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Selama 1,5 bulan di awal tahun 2020, Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya berhasil mengungkap 32,3 kilogram sabu yang masuk ke wilayah Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim,Irjen Pol Luki Hermawan dalam konferensi pers ungkap narkoba Satgas Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya serta jajarannya.

"Ada 32,3 kilogram sabu yang kami ungkap. Berbagai mofus dan jaringan internasional,mulai dari Malaysia-Aceh-Batam- Jawa Timur," sebut Luki,Senin (18/2/2020).

Satgas anti narkoba Polda Jatim itu dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Tercatat, awal tahun ini lima kurir sabu jaringan internasional diungkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Mereka adalah, FM (26) warga Malang, Rizal (29) warga Sidoarjo yang membawa 1,5 Kilogram sabu serta 969 butir pil ineks.

Satu di antara kurir juga ditembak mati karena menyerang petugas menggunakan pisau, awal Januari lalu.

Februari ini giliran Lin Ayunda (28) warga Batam yang membawa paket sabu seberat 212,2 gram sabu, lalu Acong warga Bangkalan, kurir yang menyimpan 25 kilogram sabu dan Mustofa (24) warga Pasuruan yang merupakan atasan dari Acong.

Tak segan-segan, Mustofa bahkan terpaksa ditembak mati usai melawan polisi saat hendak ditangkap.

Sementara Acong, ditembak kakinya lantaran kabur saat dikeler.

Luki menyebut, ada wilayah tertentu yang menjadi pantauan kepolisian lantaran kerap menjadi sarang pendistribusian narkoba asal Malaysia.

"Ada satu wilayah yang jadi pantauan kami," kata Luki.

Meksi begitu, Luki enggan menyebut secara spesifik daerah tersebut karena pihaknya masih melakukan pemantauan dan penyelidikan.

Selain sabu, 14.238 butir pil ekstasi juga disita, 3,8 juta pil doble L serta 42 pil Xanax juga berhasil diamankan dari para tersangka yang berjumlah 200 orang itu.

"Tersangka ini merupakan tahanan Polrestabes dan polsek jajaran,"tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved