Persona

Tak Mampu Atur Keuangan dengan Baik, Bisnis Rizki Rahmadianti Sempat Anjlok, Ia Lalu Lakukan Ini

Saat menjalankan bisnis, Rizki sama sekali tak mengatur keuangannya dengan baik misal, mencampur keuangan pribadi dengan bisnis.

Tak Mampu Atur Keuangan dengan Baik, Bisnis Rizki Rahmadianti Sempat Anjlok, Ia Lalu Lakukan Ini
surya.co.id/habibur rohman
Rizki Rahmadianti berada di ruang kerjanya bersama para karyawannya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi Rizki Rahmadianti, bisnis tanpa pondasi manajerial yang bagus tidak akan bisa bertahan lama. Bisa cepat naik, namun juga turun.

Pada 2010, Rizki mengalami stres berat akibat bisnis yang ia jalankan mengalami penurunan sangat drastis.

Selain karena jumlah pesanan yang menurun, itu juga karena minimnya pengetahuan manajerial yang ia miliki.

“Saat itu saya merasa memang usaha ini mulai membutuhkan human resources. Saya yang nggak tahu tentang komunikasi dan manajemen manusia ini, mengalami hal tersebut ya nggak bisa melakukan apa-apa,” terangnya.

Hal itu kemudian mempengaruhi berbagai aspek termasuk keuangan.

Saat menjalankan bisnis, Rizki sama sekali tak mengatur keungannya dengan baik misal, mencampur keuangan pribadi dengan bisnis.

“Ketika produksi masih lancar, saya merasa uang ini banyak terus. Nggak pernah habis. Tapi setelah produksi menurun, pemasukan tentu tak sebanyak dulu. Saya baru bisa merasakan kalau seluruh keuangan ini campur aduk,” kenangnya.

Hal itu juga dirasakan Rizki setelah ia resign dari tempat bekerjanya dulu pada 2008.

Sejak saat itu, Rizki sudah tak lagi mendapat pemasukan tetap seperti dulu hinga ia merasakan keuangan untuk menjalankan bisnis tak lagi stabil.

Pada tahun 2010 juga, Rizki dalam proses mencari sesuatu yang ingin ia kerjakan terlebih dahulu dari bisnisnya yang sudah di ujung tanduk.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved