Breaking News:

Kilas Balik

Proyek Rahasia Senjata Nuklir Soekarno - Berguru ke China Setelah Uji Bom Atom & Gagal karena PKI

Proyek Rahasia Senjata Nuklir Soekarno - Indonesia Berguru ke China Setelah Uji Coba Bom Atom dan Gagal gara-gara PKI.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
EPA/BBC
Ilustrasi: Proyek Rahasia Senjata Nuklir Soekarno - Berguru ke China Setelah Uji Bom Atom & Gagal karena PKI 

Indonesia berguru ke China

Setelah China sukses menguji coba bom atom pertamanya, para pejabat Indonesia yang mendengar kabar itu kagum terhadap China.

Banyak menteri dari Indonesia menghaturkan selamat kepada pemerintah China.

Menteri Penerangan Roeslan Abdulgani mengatakan kemampuan nuklir China akan membuka mata negara Barat bahwa Asia dan Afrika tak bisa lagi dikuasai mereka.

"Dua faktor yang mungkin menyebabkan respons positif dari Indonesia yakni penyataan pemerintah China soal bom itu dan antusiasme Soekarno terhadap bom atom," tulis Cornejo.

Kemajuan China mendorong Indonesia untuk berbalik arah.

Pada 16 Januari 1965, Sukarno meresmikan Pusat Penelitian Nuklir dengan menggunakan reaktor IRI-2000 dari Uni Soviet di Serpong, Tangerang.
Pada 16 Januari 1965, Sukarno meresmikan Pusat Penelitian Nuklir dengan menggunakan reaktor IRI-2000 dari Uni Soviet di Serpong, Tangerang. (Associated Press)

Pada November 1964, Soekarno menyatakan dukungan memanfaatkan pengetahuan atomnya untuk revolusi.

Di waktu yang sama, Direktur Pengadaan Senjata Angkatan Darat Brigjen TNI Hartono bahkan menyatakan Indonesia mampu meledakkan bom atom sendiri.

AS, bahkan Australia, menganggap enteng pernyataan Indonesia.

Pasalnya, reaktor nuklir yang dimiliki Indonesia terlampau kecil.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved