Breaking News:

Berita Pasuruan

Polisi Selidiki Keterlibatan Apotek Dalam Pemasokan Bahan Baku Sabu Home Indusri di Pasuruan

Bahan-bahan kimia yang menjadi bahan sabu yang tidak mudah didapatkan bagi orang awam

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Galih Lintartika
Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat menanyai salah seorang tersangka, Senin (17/2/2020). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan mendalami keterlibatan sebuah apotek yang diduga kuat terlibat dalam penyediaan bahan baku sabu di home industri pembuat narkoba yang baru saja digerebek polisi.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, pihaknya masih mendalami keterlibatan apotek.

Secara nalar, para tersangka ini tidak bisa mendapatkan bahan baku sabu ini dalam jumlah yang besar dan dengan mudah.

Akan tetapi, fakta di lapangan, kata Rofiq, pihaknya menemukan bukti bahwa mereka memesan dalam jumlah besar.

"Ini kami dalami. Untuk mendapatkan barang-barang itu harus ada izinnya. Tidak sembarangan dan tidak dijual secara bebas," kata Rofiq.

Kapolres mengatakan, bahan-bahan kimia yang menjadi bahan sabu yang tidak mudah didapatkan bagi orang awam adalah tablet neoprotifed (epidrin), red fosfor, cairan toluen, destilasi, soda api, botol Iodine, cairan HCL, dan masih banyak lagi.

Informasi di internal kepolisian, ada dugaan apotek yang diduga kuat terlibat dalam jaringan ini. Jadi apotek bisa juga terlibat dalam kasus ini.

Polisi Ungkap Jumlah Produksi Home Industri Pembuat Sabu di Pasuruan, Total Keuntungan Fantastis

Kronologis Lengkap Pembongkaran Home Industri Pembuatan Sabu di Pasuruan

Pembuat Sabu di Pasuruan Ada yang Berprofesi Sebagai Advokat, Wartawan dan LSM

Home Industri Pembuatan Sabu di Pasuruan Digerebek, Kapolres Pasuruan: Bongkar Sampai ke Akar-akar

Disinggung soal apotek mana, Kapolres mengakui memang sedang memeriksa sejumlah apotek.

"Tapi kami bisa baru sampaikan setelah hasil penyelidikan selesai dan kami temukan bukti kuat. Memang ada informasi seperti itu, tapi kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut," pungkas dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved