Berita Mojokerto

Pabrik Mebel Diduga Buang Limbah Cair dan Cemarkan Pemukiman, Warga Mojokerto Demo

Warga Dusun Sugih Waras Desa menggelar aksi demonstrasi di depan perusahaan Furniture Mebel Mojokerto

Pabrik Mebel Diduga Buang Limbah Cair dan Cemarkan Pemukiman, Warga Mojokerto Demo
istimewa/dok pribadi
Warga Dusun Sugih Waras melakukan aksi demonstrasi di depan perusahaan Mebel PT. Bondvast di Jalan Raya Mojosari-Pacet KM 51, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (17/2/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Warga Dusun Sugih Waras Desa menggelar aksi demonstrasi di depan perusahaan Furniture Mebel PT Bondvast di Jalan Raya Mojosari-Pacet KM 51, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (17/2/2020). Warga menuding perusahaan diduga membuang limbah cair ke aliran desa setempat sehingga dampaknya meluber ke area pemakaman di Dusun Sugih Waras tersebut.

Para demonstran memakai alat pengeras suara saat melakukan orasi di depan pabrik. Mereka membentangkan spanduk dan poster yang intinya menuntut ganti rugi dari pihak perusahaan PT Bondvast agar bertanggung jawab terkait dampak yang ditimbulkannya.

Dari spanduk dan poster bertuliskan 'Warga ingin sehat jangan dikasih bau yang menyengat dan menyesakkan paru-paru kami', 'kami tidak terima limbah cair masuk ke pemakaman umum Dusun Sugih Waras' dan 'Ada PT. Bondvast warga tidur tidak nyaman karena bising dan bau menyengat'.

Riduwan seorang demonstran menjelaskan sepengetahuannya perusahaan itu diduga mengeluarkan limbah cari di aliran sungai yang melewati area pemakaman umum pada Jumat (14/2/2020) pekan kemarin.

Warga menduga ada saluran di dalam pabrik menuju sungai yang kemungkinannya meluber dan merembes ke pemakaman umum.

"Ada saluran air di sekeliling pabrik melewati pemakaman umum kalau sebelumnya hanya saluran air tapi kemarin kok ada limbahnya," ujarnya di lokasi demonstrasi.

Ia mengatakan warga belum bisa memastikan apakah perusahaan ini secara sengaja membuang limbah di aliran air tersebut.

Yang jelas warna limbah di aliran air itu berwarna hitam pekat.

Warga sempat mengambil sampel air yang ditaruh di botol air mineral.

Letak pemakaman umum berada di belakang pabrik.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved