Berita Jember

Bawaslu Jember Investigasi Video 'Salam Dua Periode'

Bawaslu sampai menginvestigasi video itu karena diduga ada ketidaknetralan seorang aparatur sipil negara (ASN) di video tersebut.

Bawaslu Jember Investigasi Video 'Salam Dua Periode'
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Ketua Bawaslu Jember, Imam Thobrony Pusaka (kiri) saat memenuhi undangan RDP Komisi A DPRD Jember, Senin (17/2/2020) 

SURYA.co.id | JEMBER - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menginvestigasi video 'salam dua periode' yang sedang viral di kalangan netizen Jember beberapa hari terakhir.

Bawaslu sampai menginvestigasi video itu karena diduga ada ketidaknetralan seorang aparatur sipil negara (ASN) di video tersebut.

Bahkan beredarnya video itu membuat Komisi A DPRD Jember memanggil Bawaslu Jember. Mereka melakukan rapat dengar pendapat di ruang Komisi A DPRD Jember, Senin (17/2/2020).

Video itu berdurasi 0:21 detik. Ada tiga orang di video tersebut. Satu orang perempuan duduk di sebuah kursi roda.

Dari pernyataan yang terdengar di video tersebut, terlihat perempuan itu penerima bantuan dari Pemkab Jember. Bantuan itu berupa kursi roda.

Salah satu orang di sisi perempuan itu, diketahui seorang camat di Kabupaten Jember. Statusnya adalah ASN.

Camat itu mengarahkan seorang ibu tersebut mengucapkan terimakasih kepada ibu bupati. Camat itu juga mengarahkan perempuan itu mengucapkan 'semangat bu, salam dua periode'. Perempuan yang duduk di kursi roda itu pun mengikuti arahan sang camat sambil menunjukkan tanda dua jari berbentuk V.

Video yang akhirnya beredar melalui aplikasi percakapan, juga media sosial itu jadi perbincangan. Sampai akhirnya Komisi A memanggil Bawaslu.

"Beberapa hari terakhir viral di media sosial, dan jadi pertanyaan publik tentang video itu. Seorang camat melakukan seperti itu. Menjadi berbeda jika yang melakukan bukan seorang ASN. Indikasi ketidaknetralan seorang ASN sudah terjadi. Bagiamana ini Bawaslu bertindak ke depannya," ujar Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni.

Komisi A tidak menginginkan ASN Jember tidak netral. Apalagi ada indikasi, ASN Jember memihak kepada calon petahana.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved