Berita Pasuruan

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Aminurokhman : Kuatkan Kembali Empat Pilar Kebangsaan

Kondisi ini menjadi bukti wawasan kebangsaan anak-anak muda masih belum kuat dan belum secara substansional.

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Aminurokhman : Kuatkan Kembali Empat Pilar Kebangsaan
surya.co.id/galih lintartika
Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Aminurokhman saat memberikan Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Universitas Yudharta, Kecamatan Purwosari, Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN – Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Aminurokhman menyebut banyak pendaftar tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tergelincir saat memasuki tahap tes dengan materi tentang wawasan kebangsaan.

Hal itu disampaikannya saat memberikan Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Universitas Yudharta, Kecamatan Purwosari, Pasuruan, Minggu (16/2/2020).

Sosialisasi ini diikuti LPBH NU, Ranting NU, dan mahasiswa se-kabupaten Pasuruan.

Dikatakan Aminurokhman, beberapa waktu lalu, dirinya sempat berkunjung ke lokasi tes PNS di beberapa tempat.

Faktanya, banyak yang gagal saat mengerjakan soal yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan.

Ia menyebut, kondisi ini menjadi bukti wawasan kebangsaan anak-anak muda masih belum kuat dan belum secara substansional.

“Ini menjadi sinyal kuat, ideologi bangsa harus disosalisasikan dan dikuatkan kembali karena ini menjadi pilar, jangan sampai anak – anak muda melenceng dari kaidah karena paham kebangsaannya lemah,” tambah dia.

Kalau data rinci, Aminurokhman mengakui tidak mengantonginya berapa jumlah anak muda yang gagal disaat mengerjakan soal wawasan kebangsaan.

Namun, ia melihat perlu ada upaya untuk memperbaiki ini semua.

“Jangan sampai terlambat. Kalau sekarang, kondisinya memang belum kritis, tapi perlu ada upaya besar mengembalikan anak muda yang sejogjanya menjadi generasi penerus bangsa,” tambah dia.

Mantan Wali Kota Pasuruan dua periode ini menyebut, yang bertanggung jawab untuk hal ini adalah Pemerintah.

Tapi, masyarakat juga memiliki andil besar untuk bertanggung jawab secara pribadi mempelajari ideologi bangsa, termasuk wawasan kebangsaan di dalamnya.

“Saya pesan, untuk semunya, wajib hukumnya menjadi corong negara dalam membumikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” tambah dia.

Ia mengungkapkan, empat pilar kebangsaan tersebut merupakan pedoman hidup bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

“Masyarakat tidak usah bingung, semuanya sudah ada di empat pilar”, ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Timur ini menjabarkan fungsi masing-masing pilar.

Pancasila adalah asas negara, UUD 1945 merupakan landasan konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan nagara.

“Secara keseluruhan, empat pilar kebangsaan tersebut memiliki spirit persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia,” jelas Aminurokhman.

Ia mengingatkan, dalam konteks kekinian, masih ada pihak yang menawarkan beragam konsep baru bernegara yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan.

Ujungnya adalah memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya berharap. Semua yang hadir di sini, untuk lebih responsif terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat terkait dengan isu-isu yang mengancam eksistensi Indonesia sebagai negara yang berdaulat,” pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved