Berita Pamekasan

Pembukaan Tes SKD CPNS di Pamekasan, Panselda Pakai Pakaian Adat Daerah

puluhan panitia seleksi Pamekasan yang bertugas itu terlihat kompak menggunakan pakaian adat khas Pamekasan, Madura, saat tes CPNS

Pembukaan Tes SKD CPNS di Pamekasan, Panselda Pakai Pakaian Adat Daerah
Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Panselda Pamekasan saat berpose di lokasi administrasi tes CPNS di Kantor BKPSDM Pamekasan, Sabtu (15/2/2020). 

SURYA.co.id | PAMKEKASAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Madura, yang bertugas sebagai Panitia Seleksi Daerah (Panselda) memiliki cara unik untuk membuat suasana Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT CPNS lebih mencair.

Pasalnya, puluhan panitia seleksi daerah yang betugas itu terlihat kompak menggunakan pakaian adat khas Pamekasan, Madura. Dari lokasi pintu masuk kantor BKPSDM, lalu menuju ke penitipan barang hingga ke meja administrasi, semua panitia seleksi daerah terlihat memakai pakaian adat khas Pamekasan.

Paselda khusus laki-laki, tampak memakai pakaian adat Bangsawan dan Pesak, sedangkan untuk panitia perempuan memakai pakaian Marlena.

Kepala Bidang (Kabid) Data, Pengadaan dan Pembinaan Aparatur, BKPSDM Pamekasan, Suharto mengatakan, tujuan utama Panselda memakai pakaian adat ini untuk membuat peserta tes lebih nyaman dan tidak terkesan menakutkan.

Selain itu, kata dia, sekaligus sebagai ajang promosi kepada peserta tes, bahwa Pamekasan memiliki pakaian adat yang unik.

"Memakai pakaian adat seperti ini hanya untuk hari ini saja di awal pembukaan," kata Suharto kepada TribunMadura.com saat ditemui di lokasi administrasi tes CPNS, Sabtu (15/2/2020).

Suharto juga menjelaskan, khusus pegawai Eselon II dan Eselon III yang menjadi Panselda hari ini memakai pakaian Bangsawan.

Sedangkan, untuk pegawai Eselon IV dan Panselda pelaksana memakai pakaian gombor.

"Kalau yang wanita pakai Marlena," ujarnya.

Suharto juga mengungkapkan, dengan pakaian adat seperti ini, peserta tes CPNS harus diingatkan juga tentang nasionalisme.

“Di mana topik itu juga menjadi salah satu bidang tes yang diujikan dalam SKD yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),” terangnya.

Suharto juga menerangkan jika langkah ini diharapkan bisa membuat peserta lebih tenang dalam menghadapi tes.

“Sehingga peserta bisa lebih fokus menghadapi tes dan mendapatkan hasil yang terbaik,” harapnya.

Namun, yang paling penting, lanjut Suharto, adalah pelaksanaan tes berjalan dengan lancar.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved