Berita Sampang

Video Viral Pelecehan di Pinggir Jalan, Ini Kata Kapolres Sampang Soal Penyebaran Video Asusila

Polres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, mengimbau kepada masyarakat Sampang, Madura, agar lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos).

Video Viral Pelecehan di Pinggir Jalan, Ini Kata Kapolres Sampang Soal Penyebaran Video Asusila
tribun madura/hanggara pratama
Identitas Cewek Madura yang Ditelanjangi Pria Berkopiah di Sampang Terkuak, Fakta PIlu Dibeber Warga 

SURYA.co.id | SAMPANG - Polres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, mengimbau kepada masyarakat Sampang, Madura, agar lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos). Jika tidak, pihaknya tidak segan-segan untuk meringkus dan menjebloskannya kedalam jeruji besi.

Hal itu ditegaskannya setelah wilayahnya digegerkan oleh video viral seorang lelaki menelanjangi seorang perempuan di pinggir jalan raya depan salah satu kantor instansi pemerintah Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, mengatakan semua pengguna aplikasi media sosial, khususnya di Sampang wajib mematuhi ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

"Undang-undang tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang telah dirubah dan ditambah sebagaimana Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomer 11 tahun 2008," ujarnya kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id), Jumat (14/2/2020).

Pengguna Medsos dilarang mengirim atau membagikan kontens-kontens video maupun gambar pornografi serta video atau gambar ujaran kebencian (Hate Speech) yang bertujuan untuk menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu atau kelompok masyarakat.

"Termasuk juga konten yang mengandung penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, penghasutan, dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial di kawasan Kabupaten Sampang," ucap Didit Bambang Wibowo.

Ia menambahkan, Polres Sampang dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan menjerat oknum yang akan merusak kondusifitas Kamtibmas Kabupaten Sampang tersebut dengan Undang-Undang yang berlaku.

"Ingat bahwa jarimu adalah harimaumu” tegasnya.

Sementara untuk kasus video viral yang sudah terjadi kemarin, Didit menyampaikan sudah memerintahkan seluruh anggota jajaran Polres Sampang untuk mengusut tuntas para pelaku penyebar video tersebut.

"Anggota yang kami kerahkan adalah Satreskrim Polres Sampang dan para Kanit Reskrim Polsek," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved