Berita Gresik

RSSG Mohammad Tajuddin Gresik Gelar Pelatihan Rekam Medis, Ini Tujuannya

Manajemen Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) mengadakan pelatihan rekam medis bagi pegawai Puskesmas se Gresik

RSSG Mohammad Tajuddin Gresik Gelar Pelatihan Rekam Medis, Ini Tujuannya
RSSG Mohammad Tajuddin
Kepala bagian Rekam Medis RSSG Mohammad Tajuddin memberikan materi tentang pentingnya rekam medis, Jumat (14/2/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK – Manajemen Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) mengadakan pelatihan rekam medis bagi pegawai Puskesmas se Gresik di Ruang Catleya, RSSG, Jalan RA Kartini, Gresik, Jumat (14/2/2020). Kegiatan tersebut untuk membantu memberi kesamaan pandangan dalam pelaksanaan pelayanan rekam medis di sarana pelayanan kesehatan.

Manager Bidang Pelayanan Medis dr. A. Asriningtyas, MARS mewakili Kepala RSSG, mengatakan, peran rekam medis dalam menunjang pelayanan kesehatan sangat diperlukan. Rekam medis sangat penting dan mempunyai andil besar terhadap suksesnya pelayanan di sarana pelayanan kesehatan.

“Dengan melihat manfaat rekam medis, baik dari aspek legal maupun aspek yang lainnya, sangat dibutuhkan pasien, sehingga bisa tepat dalam memberikan pelayanan kesehatan,” kata dr. A. Asriningtyas.

Lebih lanjut, dr A Asriningtyas, mengatakan, pelatihan dilakukan dengan sistim ceramah, diskusi dan observasi lapangan, dilaksanakan untuk membantu kesamaan pandangan pelaksanaan pelayanan rekam medis di sarana pelayanan kesehatan.

Kepala bagian Rekam Medis RSSG Mohammad Tajuddin mengatakan, kegiatan ini supaya petugas rekam medis di Puskesmas atau dipelayanan kesehatan mampu memahami peran dan fungsinya dalam menyongsong era revolusi industri  4.0.

“Semua informasi yang berkaitan dengan transaksi pelayanan pasien, mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, penunjang, diagnose, tindakan serta pelayanan lain harus terekam secara lengkap dan jelas dalam sebuah rekam medis pasien. Tak heran jika rekam medis sekarang menjadi ujung tombak disebuah fasilitas pelayanan kesehatan. Sehingga pelatihan ini sangat penting,” kata Tajuddin.

Menurut Tajuddin, proses perekaman, pengolahan, penyimpanan data dan informasi juga harus dapat diakses dengan cepat.

“Rekam medis elektronik merupakan tantangan besar dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi difasilitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved