Piala Gubernur Jatim 2020

Persela Lamongan Manfaatkan Kontra Sabah FA Sebagai Persiapan Lawan Persib Bandung

Persela Lamongan dan Sabah FA tetap berjanji tampil ngotot pada laga terakhir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (15/2/2020) sore.

Persela Lamongan Manfaatkan Kontra Sabah FA Sebagai Persiapan Lawan Persib Bandung
Surabaya.Tribunnews.com/Hayu Yudho Prabowo
Gelandang Persela Lamongan Ahmad Bustomi siap menghadapi Sabah FA di Piala Gubernur Jatim 2020, Kamis (13/2/2020) 

SURYA.co.id | MALANG - Persela Lamongan dan Sabah FA sudah tersingkir di Piala Gubernur Jatim 2020. Baik Persela Lamongan dan Sabah FA tetap berjanji tampil ngotot pada laga terakhir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (15/2/2020) sore.

Pelatih Persela Lamongan Nil Maizar menuturkan, dirinya akan tetap meminta pemainnya tampil maksimal. Kendati akan melakukan rotasi agar semua pemain merasakan atmosfer bermain.

Lawan Sabah FA, lanjut Nil Maizar, dimanfaatkan skuat Persela Lamongan sebagai persiapan sebelum berhadapan lawan Persib Bandung dalam kompetisi Liga 1 nant.

"Saya sebagai pelatih berjanji akan memperbaiki kesalahan-kesalahan kemarin. Kami tidak lolos, ini jadi pelajaran bagi kami. Kami masih ada waktu 20 hari sebelum pertandingan pertama Liga 1 lawan Persib Bandung, jika tidak ada perubahan jadwal. Kami akan perbaiki," ujar Nil Maizar.

Tekad tingi juga dilontarkan pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto. Timnya tetap akan tampil sungguh-sungguh.

"Kami tidak mau mengalah karena ingin tetap menang. Dalam tahap persiapan ini, tentu pemain harus tetap tampil dengan fighting spirit yang tinggi. Target kami memang bukan jadi juara, tapi persiapan tim sebelum Liga Super Malaysia dimulai," kata Kurniawan Dwi Yulianto.

Pelatih yang juga pernah membela Persela Lamongan ini menegaskan, keikutsertaan Sabah FA di turnamen ini memaksimalkan kondisi fisik pemain serta memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada, agar tak dilakukan saat kompetisi mendatang.

"Tim beberapa kali masih melakukan kesalahan. Pada lini belakang contohnya, karena satu kesalahan akhirnya lawan cetak gol. Sementara lini depan, karena penyelesaian akhir yang kurang, akhirnya tidak cetak gol. Ya Inilah sepak bola, tim yang bisa memanfaatkan kesalahan lawan, ya itu yang akan menang," tegas Kurniawan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved