Berita Blitar

Ngebut dan Diduga Mabuk, Pelajar SMA di Kota Blitar Tewas Hantam Mobil yang Hendak Belok

Korban naik sepeda motor tidak mengenakan helm dengan kecepatan tinggi. Selain itu, polisi juga mencium bau alkohol dari mulut korban.

Ngebut dan Diduga Mabuk, Pelajar SMA di Kota Blitar Tewas Hantam Mobil yang Hendak Belok
Foto Istimewa Polres Blitar Kota
Anggota Satlantas Polres Blitar Kota melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan, Jl Soekarno, Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pelajar SMA, TWS (16), tewas setelah menabrak mobil di Jl Ir Soekarno, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (13/2/2020) malam.

Diduga, korban mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk.

Awalnya, korban yang merupakan warga Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar naik Honda Mega Pro Nopol AG 6123 LB dari selatan ke utara.

Korban naik sepeda motor tidak menggunakan helm dengan kecepatan tinggi.

Dari arah berlawanan melaju Isuzu Panther dengan Nopol S 1383 PD yang dikemudikan Nur Hidayati (43), warga Panggungrejo, Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Mobil hendak belok ke kanan atau arah barat di simpang tiga Sawunggaling.

Sepeda motor yang dikendarai korban dengan kecepatan tinggi menabrak mobil yang hendak belok ke kanan atau ke arah barat.

Benturan keras membuat korban terpental dari sepeda motor.

Korban pengendara sepeda motor mengalami luka parah di bagian kepada dan tewas di lokasi.

Sedang pengemudi mobil tidak mengalami luka.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Haris Dharma Sucipto mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan itu akibat kelalaian pengendara sepeda motor.

Korban naik sepeda motor tidak mengenakan helm dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, polisi juga mencium bau alkohol dari mulut korban pengendara sepeda motor.

Karena pengaruh alkohol, akibatnya korban tidak berkonsentrasi saat mengendarai sepeda motor.

"Diduga korban mabuk, sehingga tidak berkonsentrasi dalam mengendarai sepeda motor dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Korban masih usia pelajar SMA," kata Haris.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved