Berita Nganjuk

Cegah Demam Berdarah, Kantor Mapolsek Kertosono Nganjuk Difogging

Untuk mencegah perkembangan nyamuk pembawa penyakit demam berdarah, Polsek Kertono melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan.

Cegah Demam Berdarah, Kantor Mapolsek Kertosono Nganjuk Difogging
ist
Petugas RS Bhyangkara Nganjuk melakukan fogging di Mapolsek Kertosono untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti pembawa penyakit Demam Berdarah. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Untuk mencegah perkembangan nyamuk pembawa penyakit demam berdarah, Polsek Kertono menggandeng RS Bhayangkara Nganjuk melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan.

Kegiatan fogging tersebut dilaksanakan di lingkungan Mapolsek Kertosono, Polres Nganjuk.

Kapolsek Kertosono, Kompol Djamin menjelaskan, kegiatan fogging tersebut sebagai upaya mencegah perkembangan nyamuk Aedes Aegypti penyebar Demam Berdarah di lingkungan perkantoran Polsek Kertosono.

Dengan demikian diharapkan personil Polsek Kertosono beserta keluarganya terhindar dari penyakit DB.

"Tentunya siapapun tidak ingin terjangkit penyakit DB, maka dari itu langkah antisipasi kami lakukan dengan melakukan kegiatan fogging ini," kata Djamin, Jumat (14/2/2020).

Dijelaskan Djamin, fogging tersebut dilakukan mulai dari kantor layanan kepolisian Polsek Kertosono, rumah dinas personil, dan TK Kemala Bhayangkari Kertosono.

Memang, diakui Djamin, seiring dengan musim penghujan yang terjadi sekarang ini menjadikan potensi berkembangnya DB cukup besar.

Bahkan, siapaun bisa terjangkit penyakit DB tanpa memandang siapa mereka. Dengan demikian, langkah antisipasi dan pencegahan penyakit DB harus dilakukan secara terus menerus. Baik melalui fogging maupun tindakan pencegahan dengan membersihkan lingkungan sekitar dan mewaspadai bak mandi masing-masing.

"Kami kira, dengan lingkungan yang bersih dan bak mandi bersih dari jentik nyamuk maka penyebaran penyakit DB di masyarakat bisa diantisipasi bersama," ucap Djamin.

Oleh karena itu, tambah Djamin, jajaran kepolisian bersama warga senantiasa melakukan kerja bakti bersama membersihkan lingkungan sekitar rumah. Dengan demikian saat musim hujan seperti sekarang ini penyakit DB bisa dicegah penyebaranya.

"Kami senantiasa memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk hidup bersih dan menjaga lingkungan selalu bersih agar perkembangan cepat nyamuk DB bisa dicegah," tutur Djamin. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved