Zulkifli Hasan Jadi Ketua Umum Lagi, PAN Jatim Siap-Siap Hadapi 'Perombakan' Pengurus

"Dampak hasil Kongres ini, kami lihat para loyalis Zulhas di Jatim akan mendapatkan reward (hadiah) berupa posisi tertentu," katanya

Zulkifli Hasan Jadi Ketua Umum Lagi, PAN Jatim Siap-Siap Hadapi 'Perombakan' Pengurus
ist
Pengurus DPW PAN Jawa Timur bersama Zulkifli Hasan di Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur kemungkinan akan mendapatkan efek domino dari terpilihnya kembali Zulkifli Hasan sebagai ketua umum PAN. 

Kemungkinan besar, pucuk pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim akan mengalami perombakan.

Untuk diketahui, pada Kongres PAN lalu, DPW PAN Jatim berada di barisan pendukung Mulfachri Harahap sebagai rival dari Zulkifli Hasan. Bahkan, PAN Jatim ikut menggalang dukungan bersama 38 DPD PAN se-Jatim.

Dua hari sebelum pelaksanaan Kongres, PAN Jatim bahkan menjadi tuan rumah Konsolidasi DPW maupun DPD para pendukung Mulfachri-Hanafi se-Indonesia. Sayangnya, dukungan tersebut ternyata gagal mengantarkan pasangan MH (Mulfachri-Hanafi) memimpin PAN.

"Jawa Timur mendeklarasikan Jatim solid, namun kenyataannya menjadi Jatim Sulit," kata Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik dan Media DPW PAN Jatim, Dhimam Abror ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Abror telah sejak awal menyangsikan soliditas PAN di Jatim dalam mendukung Mulfachri sekalipun pengurus di Jatim memberikan instruksi langsung. "Perpecahan di Jatim sudah kelihatan," katanya.

Pihaknya melihat adanya pelaksanaan konsolidasi yang berlangsung seiringan. Baik dari kubu Mulfachri maupun Zulhas oleh para pendukungnya di Jawa Timur.

Abror mengungkapkan bahwa saat kubu Mulfachri melakukan konsolidasi di Surabaya, di saat bersamaan kubu pendukung Zulhas juga bertemu di Pasuruan. "Bahkan, beberapa pengurus ketika hadir di satu lokasi, seusai acara masih mampir di kubu lain," kata Abror.

Perpecahan ini sedikit banyak juga akibat andil besar sejumlah elit PAN di Jatim yang nyatanya juga ikut berseberangan. Para elit yang "tersingkir" di kepengurusan Jatim mengambil momentum ini untuk kembali bangkit.

"Dampak hasil Kongres ini, kami lihat para loyalis Zulhas di Jatim akan mendapatkan reward (hadiah) berupa posisi tertentu. Sebaliknya, Jawa Timur akan menghadapi pembersihan karena mendukung Mulfachri," sebut mantan Caleg DPR RI dari dapil Jatim 1 ini.

Apalagi, tak lama setelah pelaksanaan Kongres, PAN Jatim bersiap melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) pertengahan tahun ini. Satu di antara agendanya adalah memimpin Ketua DPW PAN Jatim.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Ketua DPW PAN Jatim saat ini, Masfuk disinyalir akan sulid mempertahankan posisinya tersebut. "Muswil, jadwalnya pelaksanaan habis lebaran (Mei). Namun, bukan tak mungkin akan percepat sebelum lebaran," pungkasnya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved