Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Tangkap Mekanik Bengkel Asal Kota Malang, Diduga Jadi Kurir dan Pengedar Sabu

Saiful (36) mekanik bengkel motor asal Kota Malang diamankan tim Satresnarkoba Polres Nganjuk lantaran diduga jadi pengedar sabu

Polres Nganjuk Tangkap Mekanik Bengkel Asal Kota Malang, Diduga Jadi Kurir dan Pengedar Sabu
ahmad amru muiz/surya
Barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu beserta perangkat alat hisap dan uang serta handphone yang diamankan dari tersangka kurir dan pengedarnya di Nganjuk. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Saiful (36) mekanik bengkel motor asal Kota Malang diamankan tim Satresnarkoba Polres Nganjuk. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sabu total berat sekitar 4,24 gram, plastik klip pembungkus, lakban, seperangkat alat hisap sabu, sebuah handphone, dan uang tunai Rp 330 ribu.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP M Sudarman, mengatakan penangkapan terhadap tersangka terjadi di salah satu rumah di Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom itu didasarkan informasi dari masyarakat. Pihaknya menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan.

"Dari penyelidikan tersebut diketahui keberadaan tersangka di salah satu rumah warga sedang istirahat malam," kata Sudarman, Kamis (12/2/2020).

Setelah memastikan kegiatan tersangka diduga menjadi kurir dan pengedar narkotika, pihaknya langsung melakukan penggerebekan.

Tersangka langsung diamankan dari dalam rumah kontrakanya tanpa perlawanan.

Petugas langsung melakukan pengeledahan di rumah yang ditempati tersangka dan mendapati sejumlah barang bukti narkotika beserta peralatan hisapnya.

"Tersangka beserta barang bukti langsung diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," ucap Sudarman.

Sudarman mengungkapkan tersangka mendapatkan sabu-sabu yang diambil dari wilayah Kediri atas permintaan seseorang dari Pamekasan Madura.

Selanjutnya sebagian sabu-sabu akan ditukar dengan narkotika jenis ganja dengan seseorang di wilayah Nganjuk.

Dan sebagian sabu-sabu akan dikirim kepada para pemesanya di sejumlah wilayah di Nganjuk.

Sudarman mengakui wilayah Nganjuk belakangan ini diduga menjadi tempat transit narkotika ke beberapa wilayah di sekitarnya.

Ini dikarenakan wilayah Nganjuk yang posisinya berada di tengah jalur Trans Jawa diduga menjadi jalur transportasi pengiriman narkotika.

"Maka dari itu, jajaran Polres Nganjuk saat ini intensif meningkatkan kewaspadaan dan penangkapan terhadap para tersangka kurir narkotika yang melintas wilayah Nganjuk," ujar Sudarman.

Dan untuk para tersangka kurir dan pengedar yang tertangkap, tambah Sudarman, akan dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

"Kami tetap mengharapkan masyarakat selalu memberikan informasi bila mengetahui hal-hal yang dicurigai terkait peredaran narkotika di Kabupaten Nganjuk," tutur Sudarman

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved