Berita Trenggalek

Pasien Demam Berdarah di Trenggalek Meningkat, RSUD dr Soedomo Sediakan Ranjang Tambahan

Jumlah pasien penderita demam berdarah di RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek meningkat pada awal tahun 2020.

Pasien Demam Berdarah di Trenggalek Meningkat, RSUD dr Soedomo Sediakan Ranjang Tambahan
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Dokter spesialis anak RSUD dr Soedomo, dr Endah Setyarini SpA MBiomed memeriksa anak yang terserang demam berdarah, Kamis (13/2/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Jumlah pasien penderita demam berdarah di RSUD dr Soedomo, Kabupaten Trenggalek meningkat pada awal tahun 2020 ini.

Hingga sekarang, sudah sekitar 54 pasien yang telah dirawat di rumah sakit tersebut. Rinciannya, 27 pasien pada Januari dan 27 pasien pada Februari hingga tanggal 13.

"Yang meninggal satu. Saat pasien datang, sudah dalam keadaan tidak sadar, dengan tanda-tanda kejang," kata Sujiono, Humas RSUD dr Soedomo, Kamis (13/2/2020).

Semua pasien yang masuk adalah rujukan dari puskemas dan klinik yang ada di Trenggalek.

Sujiono menjelaskan, jumlah pasien demam berdarah memang cenderung meningkat pada pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Siklusnya terjadi mulai Desember hingga April.

Kondisi jumlah pasien saat ini, kata Sujiono, meningkat di banding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan pasti ada. Kami prediksi Desember, Januari, sampai April ada peningkatan. Tapi tidak (sebanyak) seperti saat ini," tambah dia.

Banyaknya jumlah pasien demam berdarah membuat rumah sakit sampai harus menyediakan ranjang tambahan.

Jumlah pasien demam berdarah terbanyak terjadi di ruang Dahlia, yang merupakan ruang inap anak.

"Kami memberi alternatif dengan memberi ekstra bed. dengan begitu, pasien tetap terlayani dengan baik," kata dokter spesialis anak RSUD dr Soedomo, dr Endah Setyarini SpA MBiomed.

Ada enam ranjang tambahan yang disediakan di ruang Dahlia. Dengan tambahan itu, pihak rumah sakit mengklaim, tak ada pasien demam berdarah yang terlantar.

"Sementara masih cukup. Kan pasien itu keluar-masuk. Rata-rata rawat inapnya tujuh hari," tutur Endah.

Pantauan SURYA.co.id di rumah sakit tersebut, dua pasien anak tampak menempati ranjang tambahan di lorong ruang Dahlia.

Keduanya merupakan pasien demam berdarah. Sementara itu, ada empat ranjang lain yang disediakan untuk mengantisipasi pasien baru

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved