Berita Kediri

Jumlah Buaya di Sungai Brantas Kediri Diduga Tak Cuma 1 Ekor

Jumlah buaya yang berkeliaran di Sungai Brantas kota Kediri diduga tak cuma satu ekor. Ini penjelasan BPBD Kota Kediri.

Jumlah Buaya di Sungai Brantas Kediri Diduga Tak Cuma 1 Ekor
Foto Istimewa
Penampakan buaya Sungai Brantas yang berhasil difoto warga dari bantaran sungai Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, Rabu (5/2/2020) malam. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Buaya liar yang ada di sungai Brantas di wilayah kota Kediri diduga tak cuma satu ekor. 

Dugaan ini setidaknya muncul setelah ada kesaksian pemancing ikan. 

Adi Sutrisno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri menyebutkan, seorang pemancing itu mengaku melihat buaya berukuran kecil yang kira-kira panjangnya 60 cm. 

Sementara, pemancing lainnya, mengaku melihat buaya berukuran lebih dari 1 meter. 

"Buaya muara ini yang selama ini sering tampak di bantaran Sungai Brantas Kelurahan Ringinanom," jelas Adi Sutrisno kepada Surya, Kamis (13/2/2020).

Petugas BPBD Kota Kediri sendiri, semenjak mendapatkan laporan kemunculan buaya muara, terus melakukan mitigasi nonstruktural di bantaran Sungai Brantas.

Apalagi akhir-akhir ini buaya muara juga sering nampak muncul pada siang hari. Namun penampakan buaya pada siang hari itu belum pernah terdokumentasikan dengan baik. 

Untuk menangkap buaya muara sebenarnya telah dilakukan upaya pemasangan jebakan atau trap yang disebarkan di lima titik lokasi.

Hanya saja sejauh ini upaya pemasangan jebakan masih belum membuahkan hasil.

"Rencananya kami akan memasang perangkap baru yang berbentuk kotak," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, buaya muara dalam sebulan terakhir sering muncul ke permukaan di bantaran Sungai Brantas Kelurahan Ringinanom.

Diduga buaya muara sengaja dilepasliarkan oleh pemeliharanya ke Sungai Brantas. Indikasinya buaya sering muncul dan seperti tidak takut dengan manusia.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved