Pilwali Surabaya 2020

Bawaslu Surabaya akan Panggil Eri Cahyadi, Ini Penyebabnya

Bawaslu Surabayaakan meminta keterangan Eri Cahyadi terkait beredarnya banner dan pamflet yang terpasang foto dirinya jelang Pilwali Surabaya

Bawaslu Surabaya akan Panggil Eri Cahyadi, Ini Penyebabnya
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Salah satu baliho bergambar Eri Cahyadi yang bersanding dengan Tri Rismaharini. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bawaslu Surabaya akan meminta keterangan kepada Kepala Bappeko Eri Cahyadi terkait beredarnya banner dan pamflet yang terpasang foto dirinya jelang Pilwali Surabaya 2020, Senin (17/2/2020) mendatang.

Kordiv Hukum, Humas dan Hubal Bawaslu Surabaya, Yaqub Baliyya, memastikan pihaknya mengundang Eri Cahyadi semata untuk meminta keterangan awal.

"Dalam rangka proses pengawasan," kata Yaqub, Kamis (13/2/2020).

Yaqub menuturkan nantinya keterangan dari Eri akan dituangkan dalam form A pengawasan terkait ada tidaknya pelanggaran.

Bila ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan mengumpulkan bukti formil dan materiil.

"Atau (hasilnya) bisa tidak ada pelanggaran," ungkapnya.

Salah satu contoh pelanggaran adalah, keterlibatan ASN dalam mendeklarasikan figur untuk maju di Pilwali Surabaya 2020.

Eri dijadwalkan akan dimintai keterangan pada Senin (17/2/2020) di Kantor Sekretariat Bawaslu Surabaya, Jalan Arief Rachman Hakim.

Surat bernomor 39/K.JI 38/PM.06.02/I/2020, ber-kop Bawaslu Kota Surabaya itu berisi Undangan Permohonan Keterangan kepada Eri Cahyadi.

Nama Eri selama ini memang santer disebut bakal bertarung di Pilwali Surabaya 2020.

Tak hanya santer diberitakan, banner maupun pamflet yang memuat foto dirinya juga tak jarang ditemukan di beberapa lokasi di Surabaya.

Meskipun, ketika disinggung perihal tersebut Eri secara terang-terangan membantah dirinya akan berkontestasi di Pilwali Surabaya 2020.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved