Berita Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Akan Evaluasi Swalayan yang Pajang Kondom di Tempat yang Terjangkau Anak

Wali kota Mojokerto melalui sejumlah OPD akan mengevaluasi toko-toko swalayan modern yang memajang kondom di tempat yang mudah dijangkau anak-anak

Wali Kota Mojokerto Akan Evaluasi Swalayan yang Pajang Kondom di Tempat yang Terjangkau Anak
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Sejumlah alat kontrasepsi yang dipajang di salah satu toko modern di Kota Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menugaskan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Satpol PP untuk mengevaluasi display penjualan kondom di toko modern supaya tidak mudah dilihat dan dijangkau oleh anak-anak.

Pemkot Mojokerto meliputi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3KB)  dan Satpol PP Kota Mojokerto.

Mereka melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk memberikan sosialisasi sekaligus surat imbauan terkait pemajangan alat kontrasepsi di sejumlah toko modern di Kota Mojokerto, Rabu (13/2/2020).

Kepala Disperindag Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo menjelaskan sesuai atensi dari Walikota Mojokerto untuk menindaklanjuti adanya keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu penjualan alat kontrasepsi yang dipajang di toko modern karena mudah dilihat dan dijangkau oleh anak-anaknya.

Hasil Sidak didapati beberapa toko modern memang memajang produk kontrasepsi secara menonjol di depan kasir.

"Kami memberikan surat imbauan kepada pengelola toko modern terkait penempatan maupun tata letak display produk alat kontrasepsi agar ditempatkan jauh dari penglihatan dan jangkauan anak-anak," ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini Display produk alat kontrasepsi di toko modern mudah dijangkau oleh anak-anak kecil bahkan mungkin dikira permen atau makanan ringan mereka memegang dan membukanya.

Sesuai surat imbauan ini, lanjut dia, pengelola toko modern akan menempatkan produk kontrasepsi ini di belakang kasir. Mereka tidak perlu khawatir lantaran jika masyarakat akan membeli produk kontrasepsi tersebut bisa bertanya kepada kasir.

"Ada 32 toko modern di Kota Mojokerto sudah kami berikan surat imbauan kami juga mengapresiasi pengelola toko modern kooperatif mereka sudah bersedia menempatkan produk kontrasepsi jauh dari penglihatan dan jangkauan anak-anak," ungkapnya.

Apa alasan pengelola toko modern menempatkan Display produk kontrasepsi di depan kasir sehingga mudah dilihat dan dijangkau oleh anak-anak, apakah ada atensi khusus dari produsen kontrasepsi tersebut?

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved